Tahun Ini Pemkab Pamekasan Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp20 Miliar, Bupati Pastikan Kepentingan Rakyat Aman

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman saat diwawancara awak media. (DOK. KLIKMADURA)

Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman saat diwawancara awak media. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan berencana menyiapkan dana cadangan sebesar Rp20 miliar. Penyediaan anggaran jumbo itu sebagai langkah awal persiapan pembiayaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pamekasan 2029.

Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman mengaku bahwa rencana pengalokasian dana cadangan tersebut telah diperhitungkan secara matang. Serta, dipastikan tidak akan mengganggu kebutuhan vital masyarakat maupun program prioritas pemerintah daerah.

Menurutnya, kebijakan penyiapan dana cadangan dilakukan secara bertahap agar tidak menimbulkan beban anggaran di tahun pelaksanaan Pilkada. Dengan begitu, Seluruh program utama tetap berjalan normal dan tidak ada pengurangan pelayanan publik.

Baca juga :  Nasabah Korban Hozizah Tuntut Pengembalian Emas, PT Pegadaian Syariah Pastikan Tak Lepas Tangan!

“Anggaran yang disiapkan masih dikaji. Prinsipnya tidak mengganggu kepentingan masyarakat. Semua program pasti aman,” katanya.

Terkait besaran dana, mantan anggota DPR RI itu menyebutkan bahwa rencana cadangan pada tahun ini sebesar Rp20 miliar. Namun nominal tersebut masih bersifat dinamis dan bisa berubah pada tahun berikutnya, sebab harus menyesuaikan dengan kondisi dan kemampuan anggaran daerah.

“Tahun ini rencananya Rp20 miliar. Tahun depan bisa saja berubah, tergantung anggaran. Ini akan terus kami kawal, tidak hanya dari sisi nominal, tetapi juga pelaksanaannya,” ujarnya.

Baca juga :  Putra Pamekasan Raih Lulusan Terbaik S3 di Tiongkok, Bupati Gelar Penyambutan Khusus

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan, Moh. Faridi menyampaikan bahwa penyiapan dana cadangan Pilkada tidak boleh mengorbankan kebutuhan masyarakat. Langkah rencana tersebut perlu melalui kajian mendalam dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Tidak ada kebutuhan masyarakat yang dikorbankan hanya karena dana cadangan Pilkada ini. Semua harus dikaji bersama dengan melibatkan stakeholder terkait,” ucapnya.

Menurut Faridi, kehati-hatian dalam perencanaan sangat penting agar sumber dana yang diambil benar-benar tidak berdampak negatif bagi masyarakat Kabupaten Pamekasan.

“Ini penting agar kebijakan yang diambil tidak merugikan masyarakat,” tandasnya. (ibl/nda)

Baca juga :  FK3I Jatim Sebut Keabsahan SHM Lahan Mangrove di Pamekasan Patut Dipertanyakan

Berita Terkait

CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj
CV Raya Ilmi Menangkan Tender Puskesmas Bulangan Haji, Proyek Rp4,9 Miliar Ditarget Rampung 130 Hari
Bakal Panggil OPD Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Kholilurrahman: Barangkali Ada Celah untuk Menyelamatkan
Kepala Desa Tiga Kabupaten Adu Skill, PKDI Cup II 2026 Dihelat di SGMRP
Pererat Sinergi, BSN Silaturahmi dengan Mitra Haji dan KBIHU se-Kabupaten Pamekasan
Puluhan Warga Pamekasan Terjangkit HIV/AIDS, MUI Dorong Regulasi Khusus dan Gerakan Kolektif Pencegahan
Kejari Pamekasan Geledah Kantor Setda, Satu Boks Dokumen Proyek Jalan Diamankan
Ketua DPRD Pamekasan Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi Jalan Bulangan Barat

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:21 WIB

CV Firma Jaya Ditunjuk Jadi Konsultan Pengawasan Proyek Puskesmas Bulhaj

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:31 WIB

CV Raya Ilmi Menangkan Tender Puskesmas Bulangan Haji, Proyek Rp4,9 Miliar Ditarget Rampung 130 Hari

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:16 WIB

Bakal Panggil OPD Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Kholilurrahman: Barangkali Ada Celah untuk Menyelamatkan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:32 WIB

Pererat Sinergi, BSN Silaturahmi dengan Mitra Haji dan KBIHU se-Kabupaten Pamekasan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:05 WIB

Puluhan Warga Pamekasan Terjangkit HIV/AIDS, MUI Dorong Regulasi Khusus dan Gerakan Kolektif Pencegahan

Berita Terbaru