Siswa SDN Tamberu 2 Masih Belajar di Tenda Darurat, DP Desak Disdikbud Pamekasan Bangun Kelas Semi Permanen

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa-siswi SDN Tamberu 2 Kecamatan Batumarmar, Pamekasan tetap semangat mengikuti kegiatan pembelajaran di bawah tenda dadurat. (DOK. KLIKMADURA)

Siswa-siswi SDN Tamberu 2 Kecamatan Batumarmar, Pamekasan tetap semangat mengikuti kegiatan pembelajaran di bawah tenda dadurat. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Hingga kini siswa SDN Tamberu 2 Pamekasan masih bertahan belajar di tenda darurat akibat penyegelan yang terjadi pada Oktober lalu. Kondisi tersebut menuai sorotan dari Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Pamekasan.

Mereka mengusulkan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan segera membangun bangunan semi permanen sebagai ruang belajar sementara.

Ketua DP Kabupaten Pamekasan, Sahibudin, menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu mengambil langkah cepat sambil menunggu realisasi bantuan dari Kemendikdasmen RI. Menurutnya, proses belajar mengajar di tenda darurat tidak layak dilanjutkan terlalu lama.

Baca juga :  Museum Mandhilaras Pamekasan Terlalu Sempit

“Harus ada tempat sementara. Kalau tidak, ya ditutup saja atau di-grouping dengan sekolah lain,” tegasnya.

Ia mengingatkan, kondisi ini berpotensi mengganggu proses pendidikan karena berdekatan dengan masa ujian, libur sekolah, dan persiapan masuk semester baru.

Karena itu, tempat yang lebih representatif harus segera disiapkan agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Disdikbud Pamekasan, Basri Yulianto menyatakan, pihaknya menampung dan akan mengevaluasi opsi pembangunan ruang semi permanen tersebut.

“Iya, nanti kita evaluasi. Itu kan masih berupa usulan,” ujarnya.

Basri mengungkapkan, pemindahan siswa ke lokasi lain juga menjadi alternatif yang sedang dikaji lebih lanjut.

Baca juga :  Capaian Akreditasi Tinggi, Disdikbud Pamekasan Dapat Penghargaan dari BAN PAUD dan PNF Provinsi Jatim

Ia memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan baik meski tidak menampik adanya keluhan dari warga sekolah terkait kondisi tenda darurat.

“Keluhan tentu ada. Tapi kami berusaha memberikan pelayanan yang terbaik di sana,” tukasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru