Serapan DBHCHT Pamekasan Rendah, Akhir Tahun Baru 54,20 Persen

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabag Perekonomian Setdakab Pamekasan, Bachtiar Effendi. (KLIKMADURA)

Kabag Perekonomian Setdakab Pamekasan, Bachtiar Effendi. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemkab Pamekasan menerima alokasi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp138 miliar pada tahun ini untuk delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Namun, hingga Oktober kemarin, serapan anggaran tersebut tercatat masih rendah, yakni baru mencapai 54,20 persen.

Kabag Perekonomian Setdakab Pamekasan, Bachtiar Effendi, menyampaikan bahwa rendahnya serapan terjadi karena sebagian anggaran masih dalam proses pencairan. Oleh sebab itu, beberapa OPD penerima DBHCHT belum dapat menuntaskan realisasi anggaran.

“Bulan ini Insyaallah akan dilakukan proses pengajuan anggaran,” ujarnya.

Baca juga :  Sisa Dua SPPG di Pamekasan Masih Berhenti Beroperasi

Meskipun melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin, baik di tingkat kabupaten maupun Pemprov Jatim, Bachtiar mengaku tidak mengetahui secara pasti kendala teknis yang terjadi di masing-masing OPD.

Ia menegaskan bahwa tingginya serapan akan berbanding lurus dengan capaian kinerja pengelolaan DBHCHT. Karena itu, pihaknya terus mendorong OPD pengampu agar segera mempercepat realisasi.

“Dan kami juga masih terus berkoordinasi dengan OPD pengampu untuk update serapan,” tuturnya.

Bachtiar menambahkan, evaluasi akhir akan dilakukan untuk memastikan sisa anggaran yang tidak terserap pada tahun ini ditetapkan sebagai SILPA pada 2026 mendatang.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Target Tekan Stunting 18,8 Persen

Ia menyebut Dinas Sosial menjadi OPD dengan serapan tertinggi mencapai 99,35 persen. Sementara yang terendah adalah Disperindag dengan capaian hanya 2,76 persen.

“Pasti akan kami dorong yang belum tercapai itu,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru