Rumah Warisan Dihancurkan, Warga Pamekasan Lapor Polisi

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan rumah milik Faridatul Hasanah (64), warga Kelurahan Barurambat Kota, Pamekasan yang dihancurkan orang. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Penampakan rumah milik Faridatul Hasanah (64), warga Kelurahan Barurambat Kota, Pamekasan yang dihancurkan orang. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Faridatul Hasanah (64), warga Kelurahan Barurambat Kota, Pamekasan, harus menelan pil pahit. Rumah peninggalan orang tuanya dirusak sekelompok orang tanpa dasar hukum yang jelas.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (8/9/2025). Menurut pengakuan Faridatul, aksi perusakan dipimpin seorang pria berinisial J yang datang bersama sekitar sepuluh orang.

Mereka memaksa dirinya keluar dari rumah, lalu merobohkan bagian atap hingga dapur menggunakan palu, linggis, dan parang.

“Rumah itu warisan orang tua saya, bersertifikat resmi atas nama ibu saya, Kamariyah. Tapi mereka seenaknya datang dan merusak tanpa menunjukkan bukti kepemilikan,” ungkap Faridatul, Jumat (12/9/2025).

Baca juga :  UIM Go Internasional, Gandeng PCINU Jepang untuk Perkuat Jaringan Global

Tak terima dengan perlakuan itu, Faridatul langsung menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Pamekasan. Ia berharap hukum bisa ditegakkan dengan adil.

“Saya tidak minta ganti rugi, saya hanya ingin pelaku dipenjara. Hukum harus ditegakkan,” tegasnya.

Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia memastikan kasus ini sudah ditangani sesuai prosedur.

“Kami sudah menerima laporan itu hari Kamis kemarin dan akan segera menyampaikannya ke pimpinan untuk ditindaklanjuti,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru