Cegah Cepat Basi, Menu MBG Ramadan di Pamekasan Diubah Jadi Keringan

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses penyaluran MBG di SMAN 2 Pamekasan beberapa waktu lalu (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Proses penyaluran MBG di SMAN 2 Pamekasan beberapa waktu lalu (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) di bulan Ramadan tetap berjalan. Menu yang diberikan berupa menu keringan agar tidak cepat basi dan bisa dikonsumsi saat waktu berbuka puasa.

Koordinator BGN Wilayah Pamekasan, Haryanto Rahmansyah mengatakan, penyaluran MBG tetap dilakukan sebelum jam pulang sekolah dengan menggunakan menu keringan.

Langkah itu dilakukan agar program MBG tetap berjalan tanpa mengganggu aktivitas pembelajaran selama bulan Ramadan.

“Menu keringan itu terdiri dari susu, telur, roti, buah atau menu alternatif lain. Apabila salah satu item menu itu tidak ada bisa menggunakan telur asin, abon, dendeng kering, buah ataupun kurma,” jelasnya.

Baca juga :  Bos MK Dinobatkan sebagai Pengusaha Muda Paling Inovatif 2023

Haryanto menegaskan, menu keringan ini hanya diterapkan selama bulan Ramadan. Menu MBG seperti biasanya akan kembali dilaksanakan setelah Idul Fitri atau ketika siswa kembali masuk sekolah.

Menurutnya, meskipun Ramadan, MBG wajib tetap berjalan. Hal itu karena pemenuhan gizi harus terus berlangsung setiap hari dan tidak boleh terputus.

“Juga diusahakan pemanfaatan bahan pangan lokal dalam pelaksanaan MBG ini. Juga melibatkan pelaku UMKM diharapkan dapat mendorong penguatan ekonomi daerah agar bisa bergerak,” kata Haryanto.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan, Mohammad Saedy Romly mendukung menu MBG dalam bentuk keringan. Dengan demikian, makanan tersebut bisa dinikmati siswa saat berbuka puasa.

Baca juga :  Diduga Jadi Dalang Pengrusakan Mangrove, Polisi Diminta Tersangkakan Yupang dan Kades Zabur

“Sangat setuju dengan kebijakan itu. Agar pemenuhan gizi bagi siswa, ibu hamil, menyusui juga balita agar tetap terpenuhi,” pungkasnya. (enk/nda)


Jika ingin dibuatkan versi judul yang lebih kuat atau lead yang lebih tajam khas Klik Madura, saya siap bantu.

Berita Terkait

SPPG As-Salman Minta Maaf, Menu MBG di SMAN 2 Pamekasan Siap Diganti
Rektor UIM Soroti Krisis Lingkungan di Pamekasan, Dorong Edukasi dan Kolaborasi
Aktivis Lingkungan Slaman: Jangan Sampai Mangrove di Madura Tinggal Cerita! 
Kerusakan Lingkungan di Madura Merajalela, KNPI Jatim Sebut Efek Ketamakan Manusia
Dapat Lele Mentah dan Lauk Ungkep, SMAN 2 Pamekasan Tolak Paket MBG dari SPPG Yayasan As-Salman Buddagan
Berlangsung Khidmat, Pengukuhan Pengurus AJP Periode 2025-2027 Angkat Isu Lingkungan dan Independensi Pers
Al-Banjari dan Muhadharah Darul Abror MAN 1 Pamekasan Bagi-Bagi 300 Bungkus Nasi Takjil
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Pamekasan Tekankan SDM dan Ekonomi Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:51 WIB

SPPG As-Salman Minta Maaf, Menu MBG di SMAN 2 Pamekasan Siap Diganti

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:17 WIB

Rektor UIM Soroti Krisis Lingkungan di Pamekasan, Dorong Edukasi dan Kolaborasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:05 WIB

Aktivis Lingkungan Slaman: Jangan Sampai Mangrove di Madura Tinggal Cerita! 

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:00 WIB

Kerusakan Lingkungan di Madura Merajalela, KNPI Jatim Sebut Efek Ketamakan Manusia

Senin, 9 Maret 2026 - 05:12 WIB

Berlangsung Khidmat, Pengukuhan Pengurus AJP Periode 2025-2027 Angkat Isu Lingkungan dan Independensi Pers

Berita Terbaru