Regulasi Belum Turun, Pilkades Terancam Tak Bisa Digelar Tahun Ini

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Lutfi. (KLIKMADURA)

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Lutfi. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Komisi I DPRD Kabupaten Pamekasan menggelar rapat kerja bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan untuk membahas persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2025.

Dalam rapat tersebut, Komisi I mendesak agar Pilkades bisa segera dilaksanakan, mengingat masa jabatan sejumlah kepala desa telah berakhir. Namun sayangnya, pesta demokrasi tingkat desa itu terancam tidak bisa digelar tahun ini lantaran terkendala aturan.

Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, Lutfi menyatakan, pihaknya terus mendorong agar pelaksanaan Pilkades tidak mengalami keterlambatan karena sudah menjadi perhatian dan pertanyaan banyak masyarakat.

Baca juga :  Jadi Budak Narkoba, Warga Pamekasan Terancam Hukuman Mati

Namun, pelaksanaan Pilkades masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) dari pemerintah pusat.

“Persiapan Pilkades sebenarnya sudah dilakukan, termasuk anggaran sudah disiapkan sesuai pengajuan masing-masing desa. Tapi, kita tidak bisa berbuat banyak kalau PP dari pusat belum turun. Kalau cepat turun, maka bisa dilaksanakan tahun ini,” ujar Lutfi usai rapat, Senin (21/4/2025).

Menurut Lutfi, setidaknya ada sekitar 20 desa di Pamekasan yang kepala desanya sudah habis masa jabatannya.

Sementara itu, Plt Kepala DPMD Pamekasan, Kusairi membenarkan, pelaksanaan Pilkades masih menunggu keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui PP yang mengatur pelaksanaannya.

Baca juga :  Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan RI, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Dorong Penguatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

“Benar, sampai saat ini pelaksanaan Pilkades masih tertunda karena menunggu PP. Kami tentu berharap agar PP segera keluar karena masyarakat juga banyak bertanya-tanya soal kepastian Pilkades ini,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat
Skema Insentif Baru MBG Berlaku, SPPG Dibayar Rp2 Ribu per Porsi
Seorang Ibu di Pamekasan Lapor Polisi, Diancam Pakai Celurit hingga Rumah Hendak Dibakar

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terbaru