Ratusan Perahu Asal Pasuruan Serbu Perairan Tanjung, Nelayan Pamekasan Bakal Tempuh Jalur Hukum

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan perahu nelayan asal Pasuruan berada di perairan Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. (KLIKMADURA)

Ratusan perahu nelayan asal Pasuruan berada di perairan Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. (KLIKMADURA)

Ratusan Perahu Asal Pasuruan Serbu Perairan Tanjung, Nelayan Pamekasan Bakal Tempuh Jalur Hukum

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Para nelayan pesisir Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan berencana melaporkan aktivitas penangkapan kerang oleh ratusan kapal asal Kabupaten Pasuruan ke pihak berwajib. Langkah hukum tersebut akan ditempuh melalui DPD KNPI Jawa Timur.

Wakil Ketua Bidang Kumham, DPD KNPI Jawa Timur, Nur Faisal mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan laporan resmi atas aktivitas penangkapan kerang yang dinilai meresahkan nelayan setempat.

Penanganan serius dari seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar persoalan ini tidak berkembang menjadi konflik antar nelayan.

Baca juga :  Punya Aset Ratusan Miliar Rupiah, MH. Said Abdullah Lebih Tajir dari Presiden Jokowi

“Kami meminta seluruh pihak yang berkaitan dengan pengamanan laut, terutama Polairud baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, untuk segera menangani persoalan ini,” katanya.

Faisal meminta aparat secepatnya bertindak sehingga tidak sampai terjadi konflik antar nelayan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Jajaran kepolisian, baik Polres Pamekasan maupun Polres Pasuruan didesak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi konflik akibat aktivitas nelayan asal Pasuruan yang dinilai merusak lingkungan laut itu.

Pelaporan ke aparat penegak hukum akan dilakukan setelah KNPI Jawa Timur merampungkan serangkaian koordinasi lintas instansi.

Baca juga :  Jelang Ramadan, Bani Insan Peduli Siapkan 30 Ribu Paket Sembako Murah

Koordinasi itu melibatkan Polairud Polda Jawa Timur, Polairud Pamekasan, Pemerintah Kota Pasuruan, serta Polres Pasuruan.

“Kami sudah melakukan beberapa koordinasi lintas instansi terkait aktivitas penangkapan kerang ini,” ujarnya.

Faisal menyampaikan, selama tiga pekan terakhir perairan Desa Tanjung dipadati ratusan perahu penangkap kerang. Sebagian besar kapal berasal dari Kabupaten Pasuruan.

Menurutnya, aktivitas penangkapan kerang dalam skala besar itu menimbulkan kekhawatiran serius bagi nelayan lokal. Sebab, dengan penggunaan alat tangkap yang diduga tidak ramah lingkungan berpotensi merusak ekosistem laut.

“Nelayan sangat khawatir aktivitas tersebut merusak habitat laut dan terumbu karang. Secara hukum, alat tangkap kerang itu jelas merugikan laut karena berpotensi merusak terumbu karang,” ucapnya.

Baca juga :  DPD Partai Gelora Pamekasan Tegaskan Dukung Penuh Program MBG

Sementara, Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan mengaku belum menerima aduan maupun laporan resmi terkait persoalan tersebut.

“Belum ada laporan yang masuk. Sebenarnya persoalan ini ranahnya Polairud. Namun jika pelaporannya masuk ke Polres Pamekasan tentu tetap akan kami tangani sesuai prosedur,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

SMAN 1 Pamekasan Sambut Baik BTS, Siswa Diasah Jadi MC Profesional hingga Kreator Konten
Dituding Rentenir, Pelapor Kasus Penggelapan Rp1 M yang Seret Eks Dewan Sumenep Siap Tempuh Jalur Hukum
Melawan Cuaca Ekstrem Yaman, Abdul Haq Pemuda Pamekasan Berhasil Lulus dari Universitas Al-Ahgaff
Siswa SMAN 2 Pamekasan Antusias Ikuti BTS, Asah Skill Jurnalistik hingga Public Speaking
Di Balik Secangkir Kopi, Anak Muda Pamekasan Rawat Literasi Lewat Booktalkzone
Pemeran Video Asusila Mengaku Merekam untuk Koleksi Pribadi, Lokasi di Kamar Kos Jalan Jokotole Indah
Perkuat Mesin Partai, DPD Gelora Pamekasan Matangkan Program hingga Tingkat Desa
Pernah Bongkar Kasus Penggelapan Uang Nasabah Bank Jatim, Eks Kajari Pamekasan Teuku Rahmatsyah Kini Jabat Wakajati Lampung

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 08:37 WIB

SMAN 1 Pamekasan Sambut Baik BTS, Siswa Diasah Jadi MC Profesional hingga Kreator Konten

Senin, 20 April 2026 - 08:26 WIB

Dituding Rentenir, Pelapor Kasus Penggelapan Rp1 M yang Seret Eks Dewan Sumenep Siap Tempuh Jalur Hukum

Senin, 20 April 2026 - 08:17 WIB

Melawan Cuaca Ekstrem Yaman, Abdul Haq Pemuda Pamekasan Berhasil Lulus dari Universitas Al-Ahgaff

Senin, 20 April 2026 - 06:47 WIB

Siswa SMAN 2 Pamekasan Antusias Ikuti BTS, Asah Skill Jurnalistik hingga Public Speaking

Senin, 20 April 2026 - 06:27 WIB

Di Balik Secangkir Kopi, Anak Muda Pamekasan Rawat Literasi Lewat Booktalkzone

Berita Terbaru