Puskesmas Larangan Badung Gencarkan CKG, Tekan Penyebaran TBC hingga Tingkat Keluarga

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Puskesmas Larangan Badung, dr. Siti Mudrichatun, M.Si saat podcast dalam Program Bincang Kesehatan di Studio Klik Madura. (ISTIMEWA)

Kepala Puskesmas Larangan Badung, dr. Siti Mudrichatun, M.Si saat podcast dalam Program Bincang Kesehatan di Studio Klik Madura. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Puskesmas Larangan Badung terus menggencarkan program cek kesehatan gratis (CKG) sebagai upaya menekan angka penderita Tuberkulosis (TBC) di wilayahnya.

Program tersebut menjadi bagian dari langkah preventif yang dilakukan secara berkelanjutan untuk mendeteksi penyakit sejak dini.

Kepala Puskesmas Larangan Badung, dr. Siti Mudrichatun, M.Si menyampaikan, TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi perhatian serius.

Oleh karena itu, pihaknya mengoptimalkan layanan kesehatan melalui program CKG yang dilaksanakan minimal satu kali dalam setahun.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya fokus pada TBC, tetapi juga mencakup skrining berbagai penyakit lain seperti gangguan jiwa dan diabetes. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat upaya pencegahan sejak dini.

Baca juga :  Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan, SMSI Sumenep Boikot Undangan Kapolresta

“Apabila ditemukan kondisi berisiko, kami lakukan pencegahan. Namun jika sudah sakit, maka pasien langsung diberikan pengobatan sesuai prosedur,” ujarnya.

Ia juga menyoroti munculnya kasus TBC resisten obat yang menjadi tantangan baru dalam penanganan penyakit tersebut. Kondisi ini umumnya terjadi akibat pasien yang tidak rutin mengonsumsi obat selama masa pengobatan enam bulan, sehingga bakteri menjadi kebal dan membutuhkan penanganan lebih lama serta biaya lebih besar.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, tim Puskesmas Larangan Badung aktif melakukan pemantauan. Bahkan, petugas akan mendatangi rumah pasien apabila tidak hadir dalam jadwal kontrol bulanan.

Baca juga :  SDN Tamberu 2 Kembali Disegel, 111 Siswa Terpaksa Belajar di Tenda BPBD Pamekasan

“Kami lakukan kunjungan langsung ke rumah pasien. Ini penting untuk mencegah penularan kepada orang di sekitarnya, karena TBC menular melalui percikan ludah saat batuk,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya etika batuk, seperti menutup mulut menggunakan lengan, guna meminimalkan risiko penularan. Selain itu, tidak semua orang yang terpapar TBC langsung menunjukkan gejala, tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing.

Gejala TBC yang perlu diwaspadai antara lain batuk lebih dari dua minggu yang tidak kunjung sembuh, demam berkepanjangan terutama pada malam hari, keringat malam tanpa aktivitas, penurunan berat badan, hingga batuk berdarah pada kondisi yang lebih parah.

Baca juga :  Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa Di Pinggir Pantai Pamekasan

Upaya pencegahan TBC dapat dilakukan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi, serta rutin beraktivitas fisik minimal 150 menit per minggu. Imunisasi sejak bayi juga menjadi langkah penting dalam perlindungan awal terhadap penyakit ini.

“Peran keluarga juga sangat penting untuk memberikan dukungan kepada pasien. TBC bisa disembuhkan jika pengobatan dijalani secara teratur,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Jangan Asal Minum Obat! Apoteker Puskesmas Galis Pamekasan Ungkap Aturan yang Sering Diabaikan
Surat Cinta Untuk Pemimpin Pamekasan: Jangan Biarkan Keringat Rakyat Habis di Meja Birokrasi
Program Digischool Klik Madura Tuntas, Disdikbud Pamekasan Dorong Guru Jadi Kreator Konten Edukatif
Gedung Belum Siap, 30 Siswa Sekolah Rakyat Pamekasan Dititipkan ke Sampang
Usai Lantik 85 Pejabat, Bupati Pamekasan Beri Peringatan Keras: Jangan Sok karena Punya Jabatan Baru!
Resmi Pimpin Polres Pamekasan, AKBP Wahyu Hidayat Disambut Gerbang Pora dan Tradisi Kesatuan
Disdikbud Pamekasan Siapkan 50 SD Rintisan, Target Cetak Lebih Banyak Sekolah Model Nasional
Bupati Kholilurrahman Rotasi Pejabat, Berikut Daftar Enam Kepala OPD yang Baru Dilantik

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 04:06 WIB

Jangan Asal Minum Obat! Apoteker Puskesmas Galis Pamekasan Ungkap Aturan yang Sering Diabaikan

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:56 WIB

Surat Cinta Untuk Pemimpin Pamekasan: Jangan Biarkan Keringat Rakyat Habis di Meja Birokrasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Program Digischool Klik Madura Tuntas, Disdikbud Pamekasan Dorong Guru Jadi Kreator Konten Edukatif

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Gedung Belum Siap, 30 Siswa Sekolah Rakyat Pamekasan Dititipkan ke Sampang

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:27 WIB

Usai Lantik 85 Pejabat, Bupati Pamekasan Beri Peringatan Keras: Jangan Sok karena Punya Jabatan Baru!

Berita Terbaru