SAMPANG || KLIKMADURA – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sampang memperkuat upaya memerangi hoaks dengan menghadirkan platform verifikasi konten berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Inovasi tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat mengenali konten hasil rekayasa digital, termasuk teknologi deepfake yang kian berkembang.
Platform tersebut dihadirkan sebagai respons atas pesatnya perkembangan teknologi AI yang mampu menghasilkan atau memanipulasi foto, video, hingga rekaman suara sehingga tampak menyerupai konten asli. Kehadirannya diharapkan menjadi alat bantu bagi masyarakat untuk memeriksa keaslian informasi sebelum mempercayai ataupun menyebarkannya.
Diskominfo Sampang menilai verifikasi informasi menjadi semakin penting karena arus penyebaran konten digital berlangsung sangat cepat. Foto, video, maupun rekaman suara yang belum terverifikasi dapat dengan mudah beredar melalui media sosial dan aplikasi percakapan, sehingga berpotensi memicu disinformasi di tengah masyarakat.
Sebelumnya, Diskominfo Sampang juga telah memberikan perhatian terhadap potensi penyalahgunaan teknologi deepfake, terutama konten yang mencatut wajah maupun suara tokoh tertentu. Karena itu, platform verifikasi berbasis AI diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyebaran hoaks.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak hanya mengandalkan teknologi dalam memverifikasi informasi. Pengguna media digital tetap diminta memastikan sumber, konteks, serta kredibilitas informasi sebelum menarik kesimpulan atau membagikannya kepada pihak lain.
Terutama, jika berkaitan dengan pejabat, lembaga pemerintah, maupun isu yang menyangkut kepentingan publik. (ali/nda)













