Polisi Selidiki Pagar Laut di Pantai Jumiang Pamekasan

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perahu nelayan melintas di sekitar pagar laut di Dusun Duko, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu Pamekasan.

Perahu nelayan melintas di sekitar pagar laut di Dusun Duko, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu Pamekasan.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Tim Intelkam Polres Pamekasan dan tim dari Polsek Pademawu turun tangan menyelidiki keberadaan pagar laut di Pantai Jumiang, Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Senin (10/2/2025). Pemerintah desa juga turun mendampingi aparat.

Kapolsek Pademawu, Iptu D. Riawanto, menyampaikan, pihaknya telah mendatangi lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Kegiatan itu dilakukan setelah adanya video viral.

“Jajaran Intelkam Polres dan Polsek bergerak cepat untuk melakukan lidik ke lokasi. Untuk hasilnya seperti apa, nanti kita tunggu perkembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Baca juga :  Muncul SPPT Lahan Kawasan Pantai Jumiang Atas Nama Kades Zabur, Diduga Upaya Pengajuan SHM

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung, Zabur menjelaskan, pemasangan bambu tersebut merupakan permintaan para juragan nelayan di Dusun Jumiang dan Dusun Duko.

Menurut dia, bambu-bambu yang dipasang itu bukan untuk reklamasi. Tetapi, untuk mengantisipasi agar pasir tidak masuk ke sungai yang menjadi jalur perahu nelayan.

“Aslinya itu bukan pagar laut, tapi bambu yang ditancapkan untuk menghalau pasir masuk ke sungai yang dilewati perahu,”ujarnya.

Awalnya, pemasangan dilakukan dengan gedek bambu (bambu anyaman) dan karung berisi pasir. Namun, angin kencang dari arah barat laut menyebabkan rusak, sehingga diganti dengan bambu yang ditancapkan secara vertikal.

Baca juga :  Cipayung Plus Tagih Janji Bupati Pamekasan soal Guru, Petani, dan Layanan Kesehatan

“Pemasangan bambu ini sudah dilakukan sekitar satu tahun lalu dengan panjang sekitar 75 meter,” katanya.

Zabur menepis anggapan bahwa pagar laut tersebut berkaitan dengan korporasi tertentu. Ia menegaskan bahwa area tersebut bukan milik PT. Budiono Madura Bangun Persada.

“Pagar laut ini tidak ada kaitannya dengan PT. Budiono. Tapi kalau tambak di utaranya memang milik PT. Budiono,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru