Perkuat Gerakan Literasi Madura Provinsi, Buku Karya Pemred Klik Madura Masuk Perpustakaan UIN Madura

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemred Klik Madura sekaligus Penulis Buku

Pemred Klik Madura sekaligus Penulis Buku "Merajut Mimpi Madura Provinsi", Prengki Wirananda (kiri) menyerahkan buku kepada Kepala Perpustakaan UIN Madura, Dr. Musrajab. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA — Gerakan Madura Provinsi mulai massif melalui jalur literasi. Buku berjudul Merajut Mimpi Madura Provinsi karya Pemimpin Redaksi Klik Madura, Prengki Wirananda, resmi menjadi koleksi Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Madura.

Buku tersebut terdistribusi ke Perpustakaan UIN Madura setelah Prengki Wirananda menjalin kerja sama dengan pihak perpustakaan kampus untuk memperkaya koleksi referensi ilmiah.

Sejumlah eksemplar buku diserahkan langsung kepada Kepala Perpustakaan UIN Madura, Dr.Mustajab S.Ag. S.IP. M.Pd.

Prengki menyampaikan, kehadiran buku Merajut Mimpi Madura Provinsi di lingkungan kampus diharapkan menjadi pintu masuk penguatan gerakan literasi Madura Provinsi.

Baca juga :  Polisi Tunggu Laporan Terkait Dugaan Pengrusakan Terumbu Karang di Perairan Tanjung

Selama ini, menurut dia, perjuangan Madura Provinsi lebih banyak hadir dalam bentuk gerakan massa dan wacana lisan, namun minim dokumentasi akademik.

“Buku ini ditulis untuk menjadi referensi. Bukan sekadar bacaan populer, tetapi pijakan ilmiah bagi mahasiswa yang ingin mengkaji perjuangan para tokoh, ulama, dan anak muda Madura dalam mewujudkan kemandirian daerah,” ujar Prengki.

Ia menegaskan, buku tersebut tidak ditujukan untuk menjadi pajangan di rak perpustakaan. Sebaliknya, Prengki berharap mahasiswa menjadikannya rujukan penelitian, bahan diskusi, hingga landasan kajian ilmiah tentang Madura Provinsi.

Melalui ruang-ruang akademik itulah, Prengki meyakini gagasan Madura Provinsi akan berkembang lebih matang, kritis, dan berbasis argumen historis, sosiologis, serta yuridis.

Baca juga :  Pengaduan Tak Ada Tindak Lanjut, Wali Murid SDIT Al-Uswah Tagih Komitmen Dewan

Dengan demikian, perjuangan kemandirian Madura tidak hanya emosional, tetapi juga intelektual.

Prengki mengaku bangga dan bersyukur karena karyanya dapat mengisi khazanah keilmuan di Perpustakaan UIN Madura.

Ia berharap, buku tersebut memberikan manfaat luas bagi masyarakat Madura, terutama dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya literasi sebagai fondasi perubahan.

Sementara itu, Kepala Perpustakaan UIN Madura, Dr. Mustajab, menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi literasi yang dilakukan Prengki Wirananda.

Menurutnya, Merajut Mimpi Madura Provinsi merupakan buku perdana yang secara komprehensif mengulas sejarah, dinamika, serta alasan-alasan fundamental mengapa Madura layak menjadi provinsi.

Baca juga :  Anggaran Rp3,2 Miliar Sudah Disiapkan, Revitalisasi Empat Sentra PKL di Pamekasan Belum Dimulai

“Selama ini, gerakan Madura Provinsi lebih banyak hadir di ruang publik dan lapangan. Buku ini menjadi tonggak awal gerakan literasi Madura Provinsi yang menjelaskan perjuangan tersebut secara gamblang dan sistematis,” kata Dr. Mustajab.

Ia berharap, mahasiswa UIN Madura dapat memanfaatkan buku tersebut sebagai rujukan utama dalam kegiatan akademik, baik penelitian maupun diskusi.

Dengan begitu, kontribusi mahasiswa terhadap masa depan Madura tidak berhenti pada wacana, tetapi hadir dalam bentuk gagasan ilmiah yang terstruktur dan berkelanjutan. (nda)

Berita Terkait

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:17 WIB

UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Berita Terbaru