Pedagang Nakal Dibiarkan-Data Berantakan, Keseriusan Tim Penataan PKL Eks PJKA Dipertanyakan

- Jurnalis

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Paguyuban UMKM dan PKL Berteman Eks Stasiun PJKA Pamekasan, Nor Faisal saat rapat bersama anggotanya. (DOK. KLIKMADURA)

Ketua Paguyuban UMKM dan PKL Berteman Eks Stasiun PJKA Pamekasan, Nor Faisal saat rapat bersama anggotanya. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Nyaris dua bulan ratusan pedagang kaki lima (PKL) eks Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) Pamekasan tidak berjualan pasca ditutup oleh pemerintah.

Para pedagang bersabar atas kebijakan tersebut. Dengan harapan, penataan PKL benar-benar dilakukan sehingga aktivitas ekonomi berjalan dengan baik.

Sayangnya, pengorbanan para PKL terancam sia-sia. Sebab, pedagang mokong yang enggan mengembalikan kios menjadi bentuk semula sesuai kesepakatan rapat dibiarkan.

Bahkan, data pedagang yang berhak berjualan di area eks PJKA Pamekasan berantakan. Ditemukan, ada nama-nama baru terdata sebagai PKL dan ada nama-nama PKL lama yang tiba-tiba hilang.

Baca juga :  Legislatif-Eksekutif Sepakati KUA-PPAS, APBD Perubahan 2026 Ditarget Rampung Bulan Ini

Ketua Paguyuban UMKM dan PKL Berteman Eks Stasiun PJKA Pamekasan, Nor Faisal mengatakan, pada tanggal 11 April lalu, pemkab menggelar rapat bersama para pedagang.

Terdapat sejumlah kesepatan yang dihasilkan dari rapat tersebut. Di antaranya, pada pedagang wajib mengembalikan kios ke bentuk semula. Kemudian, data pemilik kios dikembalikan ke data lama yang terdaftar di notaris.

Namun, kesepakatan tersebut hanya jadi macan kertas. Terbukti, sampai sekarang masih ada 7 kios tidak melakukan normalisasi bangunan secara mandiri. Sementara, puluhan pedagang lainnya sudah menormalisasi kios sesuai kesepakatan.

Baca juga :  RKPD Perubahan Belum Kelar, Pembahasan APBD-P 2026 Pamekasan Tertahan

“Ironisnya, meskipun ada 7 kios yang sampai sekarang belum dikembalikan ke bentuk semula, tim penataan PKL diam tidak melakukan tindakan apa-apa,” katanya.

Faisal juga mengungkap adanya PKL yang diduga menjadi biang maksiat tetap diakomodir berjualan. Pedagang tersebut berinisial S dan N yang sebelumnya diduga menyediakan miras dan jadi tempat transaksi esek-esek.

“Penataan dan revitalisasi seperti yang digaungkan tim penataan PKL hanya omong kosong. Lumbungnya dibakar tapi tikusnya dibiarkan,” katanya.

Faisal juga menantang tim penataan PKL adu data kepemilikan kios dan lapak. Sebab, dia menemukan adanya lima nama baru yang tiba-tiba terdaftar sebagai PKL eks PJKA Pamekasan.

Baca juga :  Pimpinan DPRD Pamekasan Dorong Sekolah Kenalkan Budaya Lokal Pada Siswa

Lima nama baru itu menempati tenda nomor 3, 10, 12, 22 dan 25. Sementara, ada lima PKL lama yang punya tanda daftar usaha (TDU) justru tidak terdata sehingga tidak bisa berjualan.

“Ada oknum PKL yang punya rombong lebih dari satu, dan kondisi ini dibiarkan oleh tim penataan PKL. Kami sangat menyayangkan karena pengorbanan kami tidak berjualan selama hampir dua bulan ini terkesan sia-sia,” tandasnya. (pen)

Berita Terkait

Raih Penghargaan dari PLN, Founder BIP Siapkan Program Listrik Gratis bagi Warga Miskin
Proyek Rehabilitasi Pasar 17 Agustus Pamekasan Kembali Diusulkan Melalui Perubahan APBD
PLN UP3 Madura Beri Penghargaan kepada Lima Pelanggan Prioritas
Rp4 Miliar Revitalisasi Empat Sentra PKL Pamekasan Gagal Digelar, DPRD Soroti Kinerja Dinas
Kabar Gembira! Job Fair Pamekasan Sediakan 1.246 Lowongan Kerja
Cegah APBD Jebol, Pemkab Pamekasan Cicil Dana Cadangan Pilkada Rp60 Miliar selama Tiga Tahun
Tertarik pada Luka-Luka Cinta Royyan Julian, Tauhed Supratman Raih Penghargaan Sutasoma
Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Raih Penghargaan dari PLN, Founder BIP Siapkan Program Listrik Gratis bagi Warga Miskin

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Proyek Rehabilitasi Pasar 17 Agustus Pamekasan Kembali Diusulkan Melalui Perubahan APBD

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:10 WIB

PLN UP3 Madura Beri Penghargaan kepada Lima Pelanggan Prioritas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Kabar Gembira! Job Fair Pamekasan Sediakan 1.246 Lowongan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Cegah APBD Jebol, Pemkab Pamekasan Cicil Dana Cadangan Pilkada Rp60 Miliar selama Tiga Tahun

Berita Terbaru