Mewakili Komisi IV, Edy Gelora Tegaskan Komitmen Kawal Ketat Program MBG

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Mohammad Saedy Romli (pegang mik) menyampaikan komitmennya mengawal program MBG pada saat menghadiri audiensi bersama Forum LSM Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Mohammad Saedy Romli (pegang mik) menyampaikan komitmennya mengawal program MBG pada saat menghadiri audiensi bersama Forum LSM Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian serius dalam agenda pemerintahan saat ini.

Menyadari pentingnya program tersebut, Komisi IV DPRD Kabupaten Pamekasan menegaskan komitmennya untuk mengawal secara intens agar pelaksanaannya tepat sasaran dan berkualitas.

Komitmen itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Mohammad Saedy Romli, saat menghadiri audiensi Forum LSM Pamekasan. Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak bisa berjalan parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Ia menjelaskan, Komisi IV DPRD Pamekasan selama ini telah bersinergi dengan berbagai pihak, di antaranya Dinas Kesehatan (Dinkes), Kementerian Agama (Kemenag), serta stakeholder lain yang memiliki keterkaitan langsung, termasuk dalam pengurusan sertifikasi halal.

Baca juga :  Komisi IV DPRD Pamekasan Apresiasi Layanan Kesehatan RSIA Puri Bunda Madura

“Jadi ada Kemenag, Dinkes, dan pihak lainnya. Harapannya, berbagai persoalan dalam program MBG ini bisa kita atasi secara bersama-sama,” ujarnya.

Politisi yang juga menjabat Ketua DPD Partai Gelora Pamekasan itu menegaskan, sejak awal pihaknya mendorong agar Komisi IV dilibatkan langsung dalam Satuan Tugas (Satgas) MBG. Hal tersebut dinilai penting sebagai bentuk penguatan fungsi pengawasan legislatif.

Menurutnya, ke depan perlu ada perwakilan resmi dari Komisi IV DPRD Pamekasan dalam struktur Satgas MBG agar pengawasan lebih optimal dan menyeluruh.

“Perlu diusulkan kembali agar ada keterwakilan dari Komisi IV dalam Satgas. Dengan begitu, pengawasan akan lebih lengkap karena kami serius mengawal program ini,” tegasnya.

Baca juga :  Kiai Kholilurrahman Ditugasi DPP Partai Demokrat Bangun Koalisi dan Tunjuk Bacawabup

Tak hanya itu, Edy juga menyoroti persoalan minimnya tenaga pengawas gizi di masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kondisi tersebut, kata dia, menjadi tantangan tersendiri di lapangan.

Ia mengungkapkan, meskipun saat ini kualifikasi pengawas gizi telah diperluas, tidak hanya dari lulusan gizi tetapi juga pangan dan kesehatan masyaraka. Faktanya, para mitra SPPG masih kesulitan mendapatkan tenaga yang memenuhi kriteria.

“Awalnya memang harus lulusan gizi. Sekarang sudah diperluas ke lulusan pangan dan kesehatan masyarakat, tetapi mitra di lapangan tetap kesulitan mencari tenaga tersebut,” terangnya.

Baca juga :  UKK Lawrent Fasya IAIN Madura Komitmen Cetak Praktisi Hukum Berintegeritas

Karena itu, ia berharap persoalan tersebut menjadi perhatian serius pihak terkait, khususnya Badan Gizi Nasional (BGN) dan pihak berwenang lainnya, agar pelaksanaan program MBG tidak terhambat.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa program MBG menyasar kelompok rentan, seperti siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Oleh karena itu, kualitas dan pengawasan program harus benar-benar dijaga.

“Penerima manfaat ini kelompok rentan semua. Maka program ini harus betul-betul dijalankan dengan baik agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet
24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026
Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta
Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak
Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut
Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen
Kemendikdasmen Setujui Revitalisasi Puluhan Sekolah di Pamekasan 
Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:39 WIB

Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:46 WIB

24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:32 WIB

Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:10 WIB

Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:40 WIB

Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen

Berita Terbaru