Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus Soroti Risiko Pelayanan Publik

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pansus OPD DPRD Pamekasan, Mohammad Saedy Romli memimpin rapat bersama sejumlah OPD yang terkena merger. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Pansus OPD DPRD Pamekasan, Mohammad Saedy Romli memimpin rapat bersama sejumlah OPD yang terkena merger. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pansus DPRD Pamekasan mulai memanggil sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang masuk dalam rencana merger kelembagaan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mendengarkan pandangan objektif dari masing-masing dinas terkait dampak penyatuan OPD.

Ketua Pansus OPD, DPRD Pamekasan, Mohammad Saedy Romli mengatakan, terdapat sejumlah OPD yang diusulkan bergabung dengan dinas lain dalam pembahasan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK).

Di antaranya, DP3AP2KB Pamekasan yang memiliki empat bidang. Dua bidang diusulkan bergabung dengan Dinas Sosial (Dinsos), sedangkan dua bidang lainnya direncanakan masuk ke Dinas Kesehatan (Dinkes).

Baca juga :  Percepat Pembangunan Ekonomi Desa, PKDI Pamekasan Dukung Penuh Koperasi Merah Putih

“Ada juga DLH yang diusulkan bergabung dengan DPRKP, kemudian kebudayaan yang diusulkan disatukan dengan Disporapar dan lainnya,” ungkapnya.

Menurut pria yang akrab disapa Edy itu, pemanggilan OPD penting dilakukan agar pansus memperoleh gambaran objektif terkait dampak merger terhadap pelayanan publik maupun efektivitas kinerja organisasi.
Pihaknya tidak ingin kebijakan merger justru menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Bagaimana nanti seandainya merger dilakukan, kemudian terkait kinerja dan pelayanan publik. Jangan sampai merger itu malah menurunkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pansus juga ingin memastikan semangat efisiensi anggaran dalam pembentukan SOTK benar-benar tercapai. Sebab, merger OPD disebut berangkat dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

Baca juga :  Terdapat 8 Kasus DBD di Wilayah Puskesmas Pademawu, Petugas Gencarkan Fogging dan Edukasi PSN

“Karena semangatnya SOTK itu efisiensi anggaran. Kita ingin lihat, efisiensi itu benar-benar didapat atau justru semakin boncos,” katanya.

Ketua DPD Partai Gelora Pamekasan itu menyebut, respons OPD terhadap rencana merger cukup beragam. Sebagian ada yang setuju, namun ada pula yang tidak sepakat.
Meski demikian, OPD tetap harus mengikuti keputusan pemerintah daerah sebagai pihak eksekutif.

Saat ini, pansus DPRD masih melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan final terkait merger OPD tersebut.

“Kami masih menganalisa usulan merger OPD dari eksekutif. Analisisnya mendalam, mulai dampak pelayanan publik, analisis fiskal anggaran, risiko tata kelola organisasi dan sebagainya,” tandasnya. (enk/nda)

Baca juga :  844 Warga Pamekasan Terjangkit DBD, Delapan Orang Meninggal Dunia

Berita Terkait

Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular
Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu
Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet
24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026
Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta
Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak
Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:15 WIB

Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus Soroti Risiko Pelayanan Publik

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:25 WIB

Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:39 WIB

Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:46 WIB

24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026

Berita Terbaru

Pengamat Kebijakan Publik, Fauzi As. (DOK. KLIKMADURA)

Opini

Tanah, Batalyon, dan Aroma Politik Parpol

Selasa, 26 Mei 2026 - 04:49 WIB