Lelang Jabatan di Pamekasan Belum Tuntas, Begini Penjelasan Pj Bupati

- Jurnalis

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Pamekasan Masrukin saat menghadiri kegiatan di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan.

Pj Bupati Pamekasan Masrukin saat menghadiri kegiatan di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan.

PAMEKASAN ||  KLIKMADURA – Proses lelang enam jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan hingga kini belum tuntas. Pasalnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum menerbitkan rekomendasi untuk melanjutkan proses pengisian jabatan tersebut.

Salah satu kepala dinas di lingkungan Pemkab Pamekasan mengungkapkan, tertundanya penerbitan rekomendasi itu diduga karena belum ada kesepakatan antara bupati terpilih dengan pemerintah daerah.

“Sepertinya karena belum ada kesepakatan politik sehingga rekomendasi dari Kemendagri belum turun. Bupati terpilih juga memiliki kepentingan untuk menunjuk kepala OPD,” katanya.

Baca juga :  DPRD Pamekasan Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Rekomendasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2023

Menanggapi hal itu, Pj Bupati Pamekasan, Masrukin menegaskan, proses seleksi terbuka (selter) untuk pengisian enam JPTP tersebut sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pihaknya mengikuti petunjuk dan arahan dari pemerintah pusat terkait proses pengisian pejabat setingkat kepala OPD itu.

“Sebagai pimpinan daerah, saya tidak bisa mengintervensi kebijakan pemerintah pusat. Memang secara lisan ada informasi terkait persyaratan rekomendasi dari bupati terpilih, seperti yang beredar di media sosial. Bupati terpilih harus memberikan semacam pemberitahuan apakah menolak atau menyetujui,” tuturnya.

Pria yang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan itu juga mengaku tidak bisa mendesak Kemendagri untuk mempercepat penerbitan rekomendasi. Sebab, persetujuan itu bisa saja baru diberikan setelah adanya bupati definitif.

Baca juga :  Kejutan Bupati Pamekasan, Sekda hingga Kadis Dimutasi Jadi Staf Ahli

Diketahui, proses seleksi terbuka enam JPTP di Pamekasan dimulai sejak 26 Agustus 2024. Sebanyak 18 nama pelamar terbaik dinyatakan lolos seleksi untuk enam posisi jabatan.

Yakni, calon Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian meliputi Indah Kurnia Sulistiorini, Mohammad Jasin dan Rahmat Kurniadi Kusoro.

Kemudian, calon Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yakni, Agus Budi Santoso, Benny Hendrianto dan Raden Mohammad Syaiful Amin.

Calon Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yakni, Abrori Rais, Agus Budi Santoso dan Rachman Tamrin.

Kemudian, calon Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan meliputi, Achmad Fachrurrazi, Indah Kurnia Sulistiorini dan Raden Mohammad Syaiful Amin.

Baca juga :  Uang Proyek Tak Dibayar, Kontraktor di Pamekasan Meradang

Lalu, calon Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia meliputi Abrori Rais, Fatimatus Zahrah dan Hendarto. Sementara, untuk calon Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika yakni, Chairul Anam, Nur Arifin dan Rachmad Kurniadi Suroso. (ibl/diend)

Berita Terkait

Dorong Percepatan Pembangunan PLTMG, Lakpesdam PCNU Sumenep Temui PLN UP3 Madura
Edy Gelora Soroti Fenomena Penyegelan Sekolah di Pamekasan: Siswa Jangan Jadi Korban!
Siswa Tak Bisa Belajar Tatap Muka Lantaran Sekolah Disegel, SMK Kesehatan Nusantara Ngadu ke DPRD Pamekasan
Dies Natalis Ke-48, Unira Gelar Jalan Sehat dan Festival Rujak Corek
Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan
Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan
Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi
Lakukan Penyegelan, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Polisikan Mantan Pengurus Yayasan

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:02 WIB

Dorong Percepatan Pembangunan PLTMG, Lakpesdam PCNU Sumenep Temui PLN UP3 Madura

Senin, 18 Mei 2026 - 08:23 WIB

Edy Gelora Soroti Fenomena Penyegelan Sekolah di Pamekasan: Siswa Jangan Jadi Korban!

Senin, 18 Mei 2026 - 08:14 WIB

Siswa Tak Bisa Belajar Tatap Muka Lantaran Sekolah Disegel, SMK Kesehatan Nusantara Ngadu ke DPRD Pamekasan

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:53 WIB

Dies Natalis Ke-48, Unira Gelar Jalan Sehat dan Festival Rujak Corek

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:54 WIB

Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan

Berita Terbaru

Opini

Buku dan Tantangan Membaca di Era Banjir Informasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:29 WIB