Lelang Jabatan di Pamekasan Belum Tuntas, Begini Penjelasan Pj Bupati

- Jurnalis

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Pamekasan Masrukin saat menghadiri kegiatan di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan.

Pj Bupati Pamekasan Masrukin saat menghadiri kegiatan di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan.

PAMEKASAN ||  KLIKMADURA – Proses lelang enam jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan hingga kini belum tuntas. Pasalnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum menerbitkan rekomendasi untuk melanjutkan proses pengisian jabatan tersebut.

Salah satu kepala dinas di lingkungan Pemkab Pamekasan mengungkapkan, tertundanya penerbitan rekomendasi itu diduga karena belum ada kesepakatan antara bupati terpilih dengan pemerintah daerah.

“Sepertinya karena belum ada kesepakatan politik sehingga rekomendasi dari Kemendagri belum turun. Bupati terpilih juga memiliki kepentingan untuk menunjuk kepala OPD,” katanya.

Baca juga :  Gandeng Klik Madura, PT Pegadaian Syariah Sukses Edukasi Investasi Emas kepada Awak Media

Menanggapi hal itu, Pj Bupati Pamekasan, Masrukin menegaskan, proses seleksi terbuka (selter) untuk pengisian enam JPTP tersebut sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Pihaknya mengikuti petunjuk dan arahan dari pemerintah pusat terkait proses pengisian pejabat setingkat kepala OPD itu.

“Sebagai pimpinan daerah, saya tidak bisa mengintervensi kebijakan pemerintah pusat. Memang secara lisan ada informasi terkait persyaratan rekomendasi dari bupati terpilih, seperti yang beredar di media sosial. Bupati terpilih harus memberikan semacam pemberitahuan apakah menolak atau menyetujui,” tuturnya.

Pria yang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan itu juga mengaku tidak bisa mendesak Kemendagri untuk mempercepat penerbitan rekomendasi. Sebab, persetujuan itu bisa saja baru diberikan setelah adanya bupati definitif.

Baca juga :  Jika Pasangan AMIN Menang, Pengamat Menilai Mas Tamam Berpeluang Jadi Menteri

Diketahui, proses seleksi terbuka enam JPTP di Pamekasan dimulai sejak 26 Agustus 2024. Sebanyak 18 nama pelamar terbaik dinyatakan lolos seleksi untuk enam posisi jabatan.

Yakni, calon Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian meliputi Indah Kurnia Sulistiorini, Mohammad Jasin dan Rahmat Kurniadi Kusoro.

Kemudian, calon Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yakni, Agus Budi Santoso, Benny Hendrianto dan Raden Mohammad Syaiful Amin.

Calon Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yakni, Abrori Rais, Agus Budi Santoso dan Rachman Tamrin.

Kemudian, calon Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan meliputi, Achmad Fachrurrazi, Indah Kurnia Sulistiorini dan Raden Mohammad Syaiful Amin.

Baca juga :  Paripurna LKPJ 2025, DPRD Pamekasan Ingatkan Kinerja Awal Bupati Belum Maksimal

Lalu, calon Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia meliputi Abrori Rais, Fatimatus Zahrah dan Hendarto. Sementara, untuk calon Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika yakni, Chairul Anam, Nur Arifin dan Rachmad Kurniadi Suroso. (ibl/diend)

Berita Terkait

Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut
Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen
Kemendikdasmen Setujui Revitalisasi Puluhan Sekolah di Pamekasan 
Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan
Ketua Dewan Pastikan Tak Masalah Anggota Dewan Masuk Paguyuban Mitra MBG, Dorong Lebih Berani Awasi SPPG
Komisi IV DPRD Pamekasan Turun Tangan, Panggil Yayasan Kunci Ilmu Buntut Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara
Kisah Alumni UIM Jadi Bidan di Arab Saudi Viral, Bukti Lulusan Kampus Madura Mampu Bersaing di Tingkat Global
Tambang Galian C Ilegal di Palengaan Jadi Sorotan, Warga Minta Ditindak Tegas

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:10 WIB

Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:40 WIB

Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:34 WIB

Kemendikdasmen Setujui Revitalisasi Puluhan Sekolah di Pamekasan 

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:46 WIB

Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:47 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Turun Tangan, Panggil Yayasan Kunci Ilmu Buntut Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara

Berita Terbaru

Opini

Kuasa dan Onanisme Republik

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:28 WIB