Kunjungi Penderita Stroke yang Hidup Sebatang Kara, Bupati Pamekasan Jamin Kebutuhan Dasar dan Kesehatan

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat mengunjungi Slamet, warga Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Pamekasan.

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat mengunjungi Slamet, warga Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Pamekasan.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman memiliki jiwa sosial tinggi. Kepeduliannya terhadap masyarakat tidak pernah berubah.

Terbukti, orang nomor satu di Bumi Ratu Pamellingan itu meluangkan waktu mengunjungi Slamet, warga Kelurahan Jungcangcang, Kecamatan Pamekasan, Rabu (30/4/2025).

Pria berusia 54 tahun itu menderita stroke dan hidup sebatang kara dalam kondisi memprihatinkan.

Slamet tinggal seorang diri di rumah yang tidak layak huni. Kondisi kamarnya berantakan dan kumuh. Untuk bertahan hidup, ia hanya mengandalkan belas kasih para tetangganya. Hidupnya tidak teratur, dan tidak ada keluarga yang mendampingi.

Baca juga :  Keren!! Poltera Gelar Pameran Teknologi Hasil Tugas Akhir Mahasiswa, Kapal Listrik Jadi Unggulan

Kedatangan bupati yang juga dikenal sebagai tokoh agama kharismatik itu didampingi Sekretaris Daerah Pamekasan, Masrukin dan Direktur RSUD Pamekasan, dr. Raden Budi Santoso.

Kemudian, Kepala Dinas Kesehatan dr. Saifuddin, Kepala Dinas Sosial Herman Hidayat, Camat Pamekasan Rahmat Kurniadi Suroso serta beberapa pejabat lainnya.

“Pak Slamet akan segera kami bawa ke rumah sakit agar mendapat perawatan medis. Meskipun tidak bisa mengembalikan kondisi beliau seperti sedia kala, setidaknya kesehatannya bisa terpantau dan mendapat penanganan yang layak,” kata Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman.

Mantan Anggota DPR RI itu juga memastikan, kebutuhan dasar Slamet seperti tempat tidur, MCK, serta makanan dan minuman akan dibantu oleh Dinas Sosial (Dinsos).

Baca juga :  Auditor Bongkar Banyak Kelemahan di Tubuh Baznas Pamekasan

Bahkan, rumahnya yang tak layak huni akan diupayakan untuk direhabilitasi melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Namun, terkait bantuan konsumsi, Kiai Kholilurrahman menyebut masih perlu penyesuaian. Sebab, program makan gratis dari Dinsos saat ini hanya diperuntukkan bagi lanjut usia (lansia).

“Kalau program makan untuk lansia tidak bisa mengakomodasi, maka kami berharap tetangga bisa saling bantu. Solidaritas sosial sangat penting dalam kasus seperti ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pamekasan, Herman Hidayat menyampaikan, pihaknya akan segera melakukan asesmen lanjutan terhadap kondisi Slamet. Tujuannya, untuk menentukan jenis bantuan yang bisa disalurkan secara berkelanjutan.

Baca juga :  Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan, CV Ayunda Salurkan Beasiswa

“Kami akan data dan nilai kembali kondisi Pak Slamet, baik dari segi sosial maupun kesehatannya. Dari situ kami akan rumuskan bentuk bantuan yang paling tepat,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru