Konflik Timur Tengah Kian Memanas, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Desak Bupati Keluarkan Edaran Hemat BBM

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Ismail,. S.HI,. M.IP. (KLIKMADURA)

Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Ismail,. S.HI,. M.IP. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Ismail, menyoroti memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah yang dinilai berpotensi berdampak pada ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia, termasuk di Kabupaten Pamekasan.

Eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran dalam beberapa pekan terakhir disebut mulai memengaruhi sektor energi global, terutama melalui kenaikan harga minyak dunia.

Meski dampaknya belum dirasakan langsung di Pamekasan, Ismail menilai langkah antisipatif tidak boleh ditunda.

“Pemkab harus segera mengambil langkah penghematan BBM. Jangan menunggu dampaknya benar-benar terasa di daerah,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Baca juga :  Catut Nama Klinik Elysia Estetika demi Jalankan Bisnis Ilegal, Pelaku Diserahkan ke Polisi

Ketua DPC Partai Demokrat Pamekasan itu juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah lebih dulu mengeluarkan surat edaran terkait kebijakan work from home (WFH) setiap hari Rabu.

Karena itu, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Pamekasan untuk segera mengambil langkah serupa.

“Kami berharap Bupati Pamekasan segera menerbitkan surat edaran kepada seluruh instansi agar melakukan penghematan BBM,” katanya.

Menurut Ismail, penghematan tidak hanya berlaku di lingkungan eksekutif, tetapi juga legislatif. Ia menekankan pentingnya keteladanan dari pejabat publik dalam menyikapi potensi krisis energi.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Masih Tunggu Restu Pusat, WFH ASN Belum Berlaku

“Legislatif dan eksekutif harus memberi contoh. Bisa dengan WFH atau menggunakan sepeda ontel ke kantor bagi yang jaraknya relatif dekat,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Taufikurrachman menyampaikan, belum ada kebijakan yang dikeluarkan berkaitan dengan penghematan BBM.

Sebab, Pemkab Pamekasan masih menunggu regulasi resmi dari Kementerian Dalam Negeri sebelum mengambil kebijakan lebih lanjut.

“Kami masih menunggu regulasi dari Kemendagri,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Ratusan Warga Tengginah Ziarah Buju’ Badruddin, Lebaran Ketupat Jadi Ruang Doa dan Kebersamaan
Pemkab Pamekasan Masih Tunggu Restu Pusat, WFH ASN Belum Berlaku
Sidak Dapur SPPG, Ketua Satgas MBG Pamekasan Tegaskan Standar Kesehatan Tak Bisa Ditawar
Pasien Alami Pendarahan Usai Kuret di Tempat Praktik Dokter Tatik Sulistyowati, Kadinkes Janji Lakukan Klarifikasi
H+5 Lebaran, Penumpang Arus Balik Masih Membludak di Terminal Ronggosukowati
Gelar Halal Bihalal, CEO PT. Royal Group Tekankan Soliditas dan Peningkatan Kualitas SDM
Malam Takbiran di Pakong Semarak, Son Horeg Keliling Jalan Disambut Antusias Warga
Digerebek Tengah Malam! Pabrik Mercon Ilegal di Pamekasan Meledak Terbongkar

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 07:27 WIB

Konflik Timur Tengah Kian Memanas, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Desak Bupati Keluarkan Edaran Hemat BBM

Sabtu, 28 Maret 2026 - 03:16 WIB

Ratusan Warga Tengginah Ziarah Buju’ Badruddin, Lebaran Ketupat Jadi Ruang Doa dan Kebersamaan

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:28 WIB

Sidak Dapur SPPG, Ketua Satgas MBG Pamekasan Tegaskan Standar Kesehatan Tak Bisa Ditawar

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:41 WIB

Pasien Alami Pendarahan Usai Kuret di Tempat Praktik Dokter Tatik Sulistyowati, Kadinkes Janji Lakukan Klarifikasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:13 WIB

H+5 Lebaran, Penumpang Arus Balik Masih Membludak di Terminal Ronggosukowati

Berita Terbaru