Hanya Tiga SMP di Pamekasan Dapat Anggaran Rehab, Semua dari Pokir Dewan

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan. (KLIKMADURA)

Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dunia pendidikan di Pamekasan kembali menghadapi kenyataan pahit. Tahun ini, hanya tiga sekolah menengah pertama (SMP) yang mendapat jatah perbaikan gedung.

Ketiganya adalah SMPN 2 Larangan, SMP Plus Nurul Hikmah, dan SMP Darul Iman Proppo. Anggaran rehab untuk tiga sekolah tersebut keseluruhan bersumber dari dana pokok-pokok pikiran (pokir) dewan.

Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Ridwan, membenarkan minimnya program rehabilitasi tahun ini. Ia menyebut, seluruh proyek rehab yang akan dikerjakan bersumber dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Pamekasan.

Baca juga :  Pastikan Keamanan dan Keselamatan Lalin Jelang Nataru, Tim Gabungan di Pamekasan Tes Urine Supir Bus

“Dan itu semua dari pokir. Kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya memang sangat sedikit,” ujarnya, Selasa (8/10/2025).

Ridwan menjelaskan, setiap sekolah menerima nominal bantuan yang berbeda. SMPN 2 Larangan mendapat alokasi sebesar Rp150 juta untuk merehabilitasi ruang laboratorium, sedangkan SMP Plus Nurul Hikmah dan SMP Darul Iman Proppo masing-masing memperoleh Rp100 juta untuk perbaikan ruang kelas.

Namun hingga kini, kegiatan rehab belum juga dimulai. “Masih menunggu RUP (Rencana Umum Pengadaan). Insya Allah secepatnya akan kami laksanakan,” kata Ridwan.

Menurutnya, khusus untuk SMPN 2 Larangan, anggaran Rp150 juta itu masih jauh dari cukup. Pasalnya, kondisi laboratorium sekolah tersebut sudah rusak parah dan sebenarnya layak dibangun ulang, bukan sekadar diperbaiki.

Baca juga :  AJP Matangkan Persiapan Launching Buku dan AJP Award 2025, Zawawi Imron Dipastikan Hadir!

“Kalau bisa, nanti diusulkan lagi supaya bisa dibangun baru. Semoga ke depan lebih banyak sekolah yang bisa direhab,” harapnya.

Ridwan menambahkan, program rehabilitasi bangunan ini sangat penting untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih nyaman dan efektif.

“Semoga kegiatan rehab ini membawa manfaat dan menambah semangat para siswa untuk belajar,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang
Operasi Wirawaspada 2026 Digelar, Imigrasi Pamekasan Perketat Pengawasan Orang Asing

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 10:03 WIB

Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru