Hanya Tiga SMP di Pamekasan Dapat Anggaran Rehab, Semua dari Pokir Dewan

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan. (KLIKMADURA)

Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dunia pendidikan di Pamekasan kembali menghadapi kenyataan pahit. Tahun ini, hanya tiga sekolah menengah pertama (SMP) yang mendapat jatah perbaikan gedung.

Ketiganya adalah SMPN 2 Larangan, SMP Plus Nurul Hikmah, dan SMP Darul Iman Proppo. Anggaran rehab untuk tiga sekolah tersebut keseluruhan bersumber dari dana pokok-pokok pikiran (pokir) dewan.

Kabid SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Ridwan, membenarkan minimnya program rehabilitasi tahun ini. Ia menyebut, seluruh proyek rehab yang akan dikerjakan bersumber dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Pamekasan.

Baca juga :  DPRD Pamekasan Mulai Bahas Regulasi Pemerintahan Desa, Pilkades Berpotensi Digelar 2027

“Dan itu semua dari pokir. Kalau dibandingkan tahun-tahun sebelumnya memang sangat sedikit,” ujarnya, Selasa (8/10/2025).

Ridwan menjelaskan, setiap sekolah menerima nominal bantuan yang berbeda. SMPN 2 Larangan mendapat alokasi sebesar Rp150 juta untuk merehabilitasi ruang laboratorium, sedangkan SMP Plus Nurul Hikmah dan SMP Darul Iman Proppo masing-masing memperoleh Rp100 juta untuk perbaikan ruang kelas.

Namun hingga kini, kegiatan rehab belum juga dimulai. “Masih menunggu RUP (Rencana Umum Pengadaan). Insya Allah secepatnya akan kami laksanakan,” kata Ridwan.

Menurutnya, khusus untuk SMPN 2 Larangan, anggaran Rp150 juta itu masih jauh dari cukup. Pasalnya, kondisi laboratorium sekolah tersebut sudah rusak parah dan sebenarnya layak dibangun ulang, bukan sekadar diperbaiki.

Baca juga :  25 Persen CJH Pamekasan Lansia, Pj Bupati: Jaga Kesehatan  

“Kalau bisa, nanti diusulkan lagi supaya bisa dibangun baru. Semoga ke depan lebih banyak sekolah yang bisa direhab,” harapnya.

Ridwan menambahkan, program rehabilitasi bangunan ini sangat penting untuk menunjang proses belajar mengajar yang lebih nyaman dan efektif.

“Semoga kegiatan rehab ini membawa manfaat dan menambah semangat para siswa untuk belajar,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik
Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret
PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta
Biaya Listrik PJU Pamekasan Tembus Rp16,1 Miliar
Hari Santri Nasional 2026, UIM Perkuat Tradisi Pesantren Lewat Berbagai Kegiatan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:12 WIB

Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Investor Bisa Berpikir Ulang ke Pamekasan, HIPMI Buka Suara Soal Pembongkaran Indomaret

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:42 WIB

PAD Parkir Pamekasan Tembus Rp4,4 Miliar, Target 2026 Masih Kurang Rp600 Juta

Berita Terbaru