Fatoni Bima Oktavianto, Binaan EPA Liga 1 Madura United U16 Siap Ukir Mimpi di Negeri Matador

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fatoni Bima Oktavianto saat hendak terbang ke Spanyol. (ISTIMEWA)

Fatoni Bima Oktavianto saat hendak terbang ke Spanyol. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA — Kabar membanggakan kembali datang dari dunia sepak bola Madura. Fatoni Bima Oktavianto, pemain muda kelahiran 2 Oktober 2010, resmi terpilih mewakili EPA Liga 1 Madura United U16 untuk mengikuti program pembinaan sepak bola ke Spanyol bersama perwakilan klub-klub lainnya di Indonesia.

Remaja yang akrab disapa Bima itu merupakan putra dari pasangan Molyanto dan Sitti Nurul Hasanah. Berasal dari lingkungan desa dengan fasilitas latihan terbatas, Bima membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan mampu membuka jalan menuju panggung internasional.

Ketua PS HW Pamekasan, Ismail, S.Hi., MIP mengatakan, program keberangkatan ke Spanyol ini merupakan kolaborasi antara kompetisi usia muda Liga 1 dan pihak Spanyol.

Baca juga :  Dua Ketua Pokmas Divonis Ringan Kasus Proyek Fiktif, Kejari Pamekasan Ajukan Banding

Setiap klub Liga 1 mengirim satu pemain terbaiknya. Dengan total 18 klub yang terlibat, berarti ada 18 pemain yang berkesempatan merasakan atmosfer sepak bola Eropa secara langsung.

Dari internal EPA Liga 1 Madura United U16, terdapat lima pemain yang mengikuti seleksi tingkat nasional. Setelah melalui serangkaian uji coba dan evaluasi, Fatoni Bima Oktavianto terpilih sebagai wakil klub.

Selama dua hingga tiga pekan berada di Spanyol, para pemain dijadwalkan mengunjungi pusat pengembangan sepak bola elite, termasuk markas klub besar seperti FC Barcelona dan Real Madrid.

Baca juga :  Mabuk dan Jadi Biang Kerok Kerusuhan Laga MU Kontra Peris Solo, Satu Supporter Diamankan Polisi

Mereka juga akan menyaksikan pertandingan profesional untuk memahami secara langsung kultur sepak bola Negeri Matador.

Sebelumnya, pelatih utama SSB HW, Eko, juga pernah mengikuti program serupa pada tahun sebelumnya. Ia berada di Spanyol selama 20 hari dan mempelajari langsung berbagai aspek pembinaan, metode akademi, hingga manajemen klub profesional.

“Fatoni Bima ini anak desa. Berlatih dengan fasilitas terbatas, tapi semangat dan kedisiplinannya luar biasa. Kami di PS HW hanya memfasilitasi, semuanya kembali pada kerja keras Bima serta doa kedua orang tuanya,” ujar Ismail.

Dia menegaskan, pencapaian ini menjadi bukti kekuatan bakat lokal Madura. Bagi Ismail, anak-anak Madura banyak yang berbakat. Mereka hanya butuh wadah dan kesempatan.

Baca juga :  Nihil Anggaran, Disporabudpar Sampang Tak Lanjutkan Pembangunan Lapangan Sepak Bola

“Bima menunjukkan bahwa konsistensi dan tekad bisa membawa anak kampung hingga ke Spanyol,” tambahnya.

Ismail berharap, keberhasilan Bima menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan pemain muda di Pamekasan. Dengan demikian, atlet muda Kota Gerbang Salam bisa mengukir prestasi hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

“Kami akan terus meningkatkan standar pembinaan sesuai konsep EPA (Elite Pro Academy). Pengalaman seperti ini sangat penting bagi masa depan pemain-pemain kita,” tegasnya. (nda)

Berita Terkait

SPPG As-Salman Minta Maaf, Menu MBG di SMAN 2 Pamekasan Siap Diganti
Rektor UIM Soroti Krisis Lingkungan di Pamekasan, Dorong Edukasi dan Kolaborasi
Aktivis Lingkungan Slaman: Jangan Sampai Mangrove di Madura Tinggal Cerita! 
Kerusakan Lingkungan di Madura Merajalela, KNPI Jatim Sebut Efek Ketamakan Manusia
Dapat Lele Mentah dan Lauk Ungkep, SMAN 2 Pamekasan Tolak Paket MBG dari SPPG Yayasan As-Salman Buddagan
Berlangsung Khidmat, Pengukuhan Pengurus AJP Periode 2025-2027 Angkat Isu Lingkungan dan Independensi Pers
Al-Banjari dan Muhadharah Darul Abror MAN 1 Pamekasan Bagi-Bagi 300 Bungkus Nasi Takjil
Musrenbang RKPD 2027, Bupati Pamekasan Tekankan SDM dan Ekonomi Berkelanjutan

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:51 WIB

SPPG As-Salman Minta Maaf, Menu MBG di SMAN 2 Pamekasan Siap Diganti

Selasa, 10 Maret 2026 - 07:17 WIB

Rektor UIM Soroti Krisis Lingkungan di Pamekasan, Dorong Edukasi dan Kolaborasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:05 WIB

Aktivis Lingkungan Slaman: Jangan Sampai Mangrove di Madura Tinggal Cerita! 

Selasa, 10 Maret 2026 - 05:00 WIB

Kerusakan Lingkungan di Madura Merajalela, KNPI Jatim Sebut Efek Ketamakan Manusia

Senin, 9 Maret 2026 - 05:12 WIB

Berlangsung Khidmat, Pengukuhan Pengurus AJP Periode 2025-2027 Angkat Isu Lingkungan dan Independensi Pers

Berita Terbaru