DKPP Pamekasan Dorong Penyerapan Tembakau Maksimal dan Harga Menguntungkan

- Jurnalis

Rabu, 9 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Produksi Pertanian DKPP Pamekasan, Andi Ali Syahbana. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Kepala Bidang Produksi Pertanian DKPP Pamekasan, Andi Ali Syahbana. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus melakukan langkah strategis agar tembakau terus menjadi komoditas yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Salah satunya, mendorong agar pabrikan melakukan penyerapan secara maksimal terhadap daun emas tersebut.

Kepala Bidang Produksi Pertanian DKPP Pamekasan, Andi Ali Syahbana menyampaikan, pemerintah daerah terus mendorong agar hasil panen tembakau petani bisa terserap maksimal. Kemudian, dibeli dengan harga tinggi oleh pengusaha maupun pabrikan rokok.

“Pemkab terus berusaha agar pengusaha dan pabrikan membeli hasil produksi tembakau dengan maksimal dan harga tinggi, sehingga masyarakat tetap memiliki antusias menanam meskipun dalam situasi kemarau basah,” katanya, Selasa (9/7/2025).

Baca juga :  Ribuan Santri Madura Turun Jalan, Tolak Legalisasi Alat Kontrasepsi untuk Pelajar

Andi menyampaikan, DKPP Pamekasan tengah menghitung Biaya Pokok Produksi (BPP) tembakau tahun ini. Namun, tahap penghitungan baru menyentuh proses awal, yakni pengolahan lahan.

“BPP sedang kami hitung agar bisa meringankan beban petani. Kami harapkan selisih BPP tahun ini dan tahun sebelumnya tidak terlalu jauh. Meski ada kecenderungan kenaikan pada biaya obat-obatan dan upah tenaga kerja (HOK), kami tetap di upayakan agar itu bisa ditekan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan BPP ini penting sebagai acuan bagi petani untuk memperkirakan kebutuhan biaya.

Serta, menyesuaikannya dengan potensi keuntungan yang akan diperoleh dari hasil panen. Dengan harapan, kualitas dan harga produksi tembakau tahun ini dapat meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Baca juga :  Mahasiswi UIM Senang Bisa Menimba Ilmu di Klik Madura

“Bupati sangat menekankan agar kami sebagai leading sektor dalam urusan tembakau benar-benar menjaga kualitas, harga, dan semangat petani. Jangan sampai terjadi penurunan, meskipun kita menghadapi kendala alamiah seperti cuaca,” Tandasnya.

Diketahui, tembakau masih menjadi komoditas unggulan Kabupaten Pamekasan dan menjadi tumpuan hidup ribuan petani.

Dukungan penuh pemerintah daerah menjadi kunci agar komoditas ini tetap menguntungkan di tengah tantangan pertanian yang terus berubah. (ibl/diend)

Berita Terkait

Konflik Timur Tengah Kian Memanas, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Desak Bupati Keluarkan Edaran Hemat BBM
Ratusan Warga Tengginah Ziarah Buju’ Badruddin, Lebaran Ketupat Jadi Ruang Doa dan Kebersamaan
Pemkab Pamekasan Masih Tunggu Restu Pusat, WFH ASN Belum Berlaku
Sidak Dapur SPPG, Ketua Satgas MBG Pamekasan Tegaskan Standar Kesehatan Tak Bisa Ditawar
Pasien Alami Pendarahan Usai Kuret di Tempat Praktik Dokter Tatik Sulistyowati, Kadinkes Janji Lakukan Klarifikasi
H+5 Lebaran, Penumpang Arus Balik Masih Membludak di Terminal Ronggosukowati
Gelar Halal Bihalal, CEO PT. Royal Group Tekankan Soliditas dan Peningkatan Kualitas SDM
Malam Takbiran di Pakong Semarak, Son Horeg Keliling Jalan Disambut Antusias Warga

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 07:27 WIB

Konflik Timur Tengah Kian Memanas, Wakil Ketua DPRD Pamekasan Desak Bupati Keluarkan Edaran Hemat BBM

Sabtu, 28 Maret 2026 - 03:16 WIB

Ratusan Warga Tengginah Ziarah Buju’ Badruddin, Lebaran Ketupat Jadi Ruang Doa dan Kebersamaan

Jumat, 27 Maret 2026 - 04:22 WIB

Pemkab Pamekasan Masih Tunggu Restu Pusat, WFH ASN Belum Berlaku

Kamis, 26 Maret 2026 - 12:28 WIB

Sidak Dapur SPPG, Ketua Satgas MBG Pamekasan Tegaskan Standar Kesehatan Tak Bisa Ditawar

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:41 WIB

Pasien Alami Pendarahan Usai Kuret di Tempat Praktik Dokter Tatik Sulistyowati, Kadinkes Janji Lakukan Klarifikasi

Berita Terbaru