Diguyur Hujan Tiga Hari Berturut-turut, Belasan Bangunan di Pamekasan Rusak Berat

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BPBD Pamekasan mengecek bangunan rusak di Dusun Laok Gunung, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean akibat longsor. (ISTIMEWA)

Petugas BPBD Pamekasan mengecek bangunan rusak di Dusun Laok Gunung, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean akibat longsor. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah di Pamekasan selama tiga hari berturut-turut. Akibatnya, terjadi longsor di Dusun Laok Gunung, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean.

Tebing setinggi sekitar 10 meter ambrol, menyebabkan sedikitnya 12 bangunan rusak berat dan 15 kepala keluarga (KK) terdampak.

Warga setempat, Agus Salim mengungkapkan, para korban sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Ia menyebut kondisi tanah di Desa Sana Daja tergolong tanah bergerak, sehingga rawan longsor ketika diguyur hujan deras, terlebih disertai angin kencang.

Baca juga :  Dugaan Potongan Honor BPD Tragih, Camat Robatal Dituding Tutup Mata

“Longsor itu dirasakan sekitar pukul 01.00 dini hari. Setiap tahun memang selalu ada pergerakan tanah. Yang paling parah terjadi pada 2014 dan tahun ini. Bahkan sudah empat hari rumah-rumah di sini tidak bisa ditempati,” ujarnya.

Kepala Desa Sana Daja, Uswatun Ekasamah mengatakan, bencana longsor kali ini berdampak pada empat dusun. Kondisi terparah terjadi di Dusun Laok Gunung akibat pergerakan tanah di tebing yang memicu longsor.

“Akibat longsor tersebut, akses jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Sana Daja dan Desa Sana Tengah terputus,” jelasnya.

Baca juga :  Muscab X PPP Pamekasan, Ra Baqir-Ali Masykur Masuk Bursa Calon Ketua

Selain itu, di Dusun Barat Gunung tercatat tiga bangunan mengalami kerusakan, masing-masing dua mushala dan satu dapur. Sementara di Dusun Paseset Timur, sebanyak 10 rumah dan 13 KK terdampak sehingga warga terpaksa mengungsi ke rumah saudara yang dinilai lebih aman.

Uswatun menambahkan, langkah awal yang dilakukan pemerintah desa adalah memastikan seluruh rumah yang terancam longsor telah dikosongkan, serta menyalurkan bantuan berupa sembako dan uang sekadarnya kepada warga terdampak.

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Pamekasan memberikan perhatian serius, terutama terkait kebutuhan dasar dan kemungkinan relokasi warga.

Baca juga :  Bersiap Layani Pasien Bedah BPJS, RSIA Puri Bunda Madura Jalani Kredensialing

“Kalau nanti ada relokasi, kami berharap benar-benar diperhatikan, karena saat ini warga hanya menumpang di rumah saudara,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masuk Babak Baru, Polisi Segera Periksa Siswa
Pemkab Pamekasan Kejar UHC Prioritas, Tunggakan Premi BPJS Ditarget Lunas Agustus
Komisi IV Pertanyakan Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar RSUD Smart Pamekasan
MPLS SDI Al-Munawarah Pamekasan Resmi Ditutup, Tanamkan Karakter dan Akhlak Mulia Sejak Hari Pertama
MA Tolak Gugatan, Pelapor Desak Polres Pamekasan Usut Dugaan Pemalsuan Sertifikat Pasar Panaguan
Mahasiswa KKN UTM Ikut Lestarikan Tradisi Rokat Buju’ di Dempo Barat, Warga Perkuat Solidaritas Lewat Doa Bersama
Tutup MPLS dengan Perkajum, SMAN 1 Pakong Perkuat Karakter Siswa dan Budaya Religius
SMKN 1 Pamekasan Resmi Tutup MPLS, Kepsek Harap Siswa Baru Cepat Beradaptasi dan Berprestasi

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:37 WIB

Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masuk Babak Baru, Polisi Segera Periksa Siswa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:31 WIB

Pemkab Pamekasan Kejar UHC Prioritas, Tunggakan Premi BPJS Ditarget Lunas Agustus

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:47 WIB

Komisi IV Pertanyakan Investasi Rp2,5 Miliar dan Piutang JKN Rp22 Miliar RSUD Smart Pamekasan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:28 WIB

MPLS SDI Al-Munawarah Pamekasan Resmi Ditutup, Tanamkan Karakter dan Akhlak Mulia Sejak Hari Pertama

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:14 WIB

Mahasiswa KKN UTM Ikut Lestarikan Tradisi Rokat Buju’ di Dempo Barat, Warga Perkuat Solidaritas Lewat Doa Bersama

Berita Terbaru

Sastra

Puisi-puisi Sultan Musa

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:14 WIB