Ahli Gizi Puskesmas Palengaan Bagikan Tips Memilih Makanan dan Minuman Sehat

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahli Gizi Puskesmas Palengaan Tumsyil Adyana. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

Ahli Gizi Puskesmas Palengaan Tumsyil Adyana. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Memilih makanan dan minuman tidak cukup hanya dengan melihat merek atau iklan yang ditawarkan. Masyarakat perlu memperhatikan kandungan serta komposisi produk sebelum memutuskan untuk membelinya.

Ahli Gizi Puskesmas Palengaan Tumsyil Adyana mengatakan, salah satu cara sederhana untuk mengetahui kandungan makanan dan minuman adalah dengan membaca Informasi Nilai Gizi (ING) serta komposisi yang tercantum pada kemasan.

Menurutnya, tiga bahan yang tercantum paling awal dalam daftar komposisi umumnya menjadi bahan dasar atau kandungan utama dalam produk tersebut.

“Karena sekarang banyak yang kemakan iklan di medsos dan juga televisi. Padahal kita harus melihat di ING dan komposisi produk tersebut,” terangnya.

Baca juga :  Komunitas Pemuda Angsokah Santuni Puluhan Anak Yatim dari Hasil Galang Dana

Tumsyil menjelaskan, masyarakat biasanya lebih memperhatikan kandungan gula, garam, kalori, dan karbohidrat pada produk makanan maupun minuman. Padahal, istilah gula dalam ilmu gizi tidak hanya ditulis sebagai gula, tetapi dapat berupa fruktosa, glukosa, laktosa, hingga maltodekstrin.

Ia mencontohkan susu UHT yang secara alami mengandung laktosa dari susu. Sementara pada sejumlah produk dapat ditemukan pula fruktosa dan sukrosa sebagai gula tambahan yang rasanya lebih manis.

“Dan hal itu yang menyebabkan naiknya gula darah secara cepat di dalam tubuh,” ungkap Tumsyil.

Ia mengatakan, terdapat batasan konsumsi gula, garam, dan lemak yang perlu diperhatikan masyarakat. Salah satu pedoman yang dikenal adalah G4, G1, L5, yakni gula empat sendok makan, garam satu sendok teh, dan lemak lima sendok makan.

Baca juga :  BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok Pamekasan Direncanakan Cair Bulan Ini

Tumsyil juga menjelaskan penggunaan monosodium glutamate (MSG) atau micin. Menurutnya, kandungan natrium pada MSG dapat lebih rendah dibandingkan garam dapur sehingga penggunaannya tetap perlu memperhatikan jumlah keseluruhan natrium yang dikonsumsi.

Ia menambahkan, kebutuhan natrium juga perlu disesuaikan dengan kelompok usia. Untuk orang dewasa, batas konsumsi natrium disebut sekitar 2.100 miligram atau setara satu sendok teh.

“Kalau dewasa itu cukup 2100 mg atau setara dengan satu sendok teh,” ujar Tumsyil.

Selain memperhatikan asupan makanan dan minuman, masyarakat juga diimbau memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas terdekat.

Baca juga :  Terganjal Anggaran, Sosialisasi Pencegahan PMI Ilegal di Sampang Terbatas

Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk mengetahui kondisi kesehatan sehingga potensi masalah kesehatan dapat diantisipasi lebih dini.

“Pola hidup sehat, makan dan minuman yang bergizi dan alangkah baiknya mengkonsumsi mamin yang real food saja,” tukasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Lima Pejabat Inspektorat Dilantik, Bupati Pamekasan Minta Pengawasan Lebih Tajam
Empat Abad Jejak Dakwah Syekh Bilfaqih, LPI ABFA Rawat Warisan Ulama Lewat Pawai Budaya
Lontarkan Kalimat Tak Pantas pada Jurnalis, Ahli Bahasa UNIRA Soroti Etika Komunikasi Ketua Yayasan Al-Uswah
Injak Al-Qur’an Saat Live TikTok, Pensiunan Guru di Pamekasan Resmi Jadi Tersangka
Puskesmas Tampojung Pregi Ingatkan Ancaman Hipertensi dan Diabetes, PHBS Harus Dimulai dari Rumah
Influenza Tipe A Mulai Diwaspadai di Pamekasan, Kapus Batumarmar Tekankan Vaksinasi dan Etika Batuk
Temui Bupati, Ulama Pamekasan Desak Enam Tempat Hiburan Ditutup Permanen
Batumarmar Borong Juara FTBI Jawa Timur 2026, Empat Bintang Juara Diarak Keliling Kecamatan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 06:53 WIB

Lima Pejabat Inspektorat Dilantik, Bupati Pamekasan Minta Pengawasan Lebih Tajam

Minggu, 1 November 2026 - 13:44 WIB

Empat Abad Jejak Dakwah Syekh Bilfaqih, LPI ABFA Rawat Warisan Ulama Lewat Pawai Budaya

Minggu, 1 November 2026 - 08:04 WIB

Lontarkan Kalimat Tak Pantas pada Jurnalis, Ahli Bahasa UNIRA Soroti Etika Komunikasi Ketua Yayasan Al-Uswah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Injak Al-Qur’an Saat Live TikTok, Pensiunan Guru di Pamekasan Resmi Jadi Tersangka

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Puskesmas Tampojung Pregi Ingatkan Ancaman Hipertensi dan Diabetes, PHBS Harus Dimulai dari Rumah

Berita Terbaru