SAMPANG || KLIKMADURA – Kedisiplinan anggota DPRD Kabupaten Sampang kembali menjadi sorotan setelah rapat paripurna ke-24 hanya dihadiri 24 orang. Tak hanya minim kehadiran, rapat dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Raperda tentang Pembentukan Dana Cadangan serta jawaban Bupati Sampang itu juga molor hampir empat jam dari jadwal semula, Senin (2/11/2026).
Rapat yang dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB tersebut baru berlangsung pada pukul 13.52 WIB. Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai kedisiplinan dan komitmen anggota legislatif dalam menjalankan agenda resmi lembaga.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Sampang, Nasrul Hidayat, membenarkan bahwa jumlah anggota yang hadir dalam rapat tersebut sebanyak 24 orang. Sementara itu, tiga anggota tidak hadir karena sakit, dua orang mengajukan izin, dan 16 lainnya sedang menjalankan tugas di luar daerah.
“Jumlah izin dua orang, tiga orang sakit dan 16 orang sedang tugas di luar,” ujar Nasrul, Senin (2/11/2026).
Minimnya kehadiran anggota dewan dalam rapat paripurna tersebut menjadi perhatian karena forum itu bukan sekadar agenda seremonial. Rapat paripurna merupakan bagian penting dari proses pembahasan kebijakan daerah, termasuk Raperda Pembentukan Dana Cadangan yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan wakil rakyat.
Pengamat kebijakan, Yusuf Assegaf, menilai kondisi tersebut menunjukkan persoalan dalam profesionalitas anggota DPRD Sampang. Menurutnya, alasan menjalankan tugas di luar daerah semestinya tidak serta-merta menjadi pembenaran apabila agenda rapat telah dijadwalkan sebelumnya.
“Profesionalitas DPRD harus dipertanyakan. Jika banyak yang beralasan sedang bertugas di luar, harusnya rapat ini mendadak. Jika sudah terjadwal, justru menunjukkan lemahnya profesionalitas,” ujar Yusuf.
Menurut Yusuf, kehadiran dalam agenda kelembagaan merupakan bagian dari tanggung jawab anggota dewan kepada masyarakat. Terlebih, rapat paripurna membahas agenda yang berkaitan dengan kebijakan dan kepentingan daerah.
Molornya rapat hampir empat jam dan rendahnya jumlah kehadiran anggota dewan menjadi catatan tersendiri bagi kinerja DPRD Sampang. Di tengah tuntutan masyarakat terhadap keseriusan wakil rakyat, kedisiplinan menjalankan agenda resmi semestinya menjadi tanggung jawab yang tidak bisa diabaikan. (ali/nda)














