Dapur MBG di Pamekasan Diduga Abaikan IPAL dan SLHS, Warga Turun Jalan

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Pamekasan, Taufikurrachman (pegang mik) saat menemui massa aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Sekda Pamekasan, Taufikurrachman (pegang mik) saat menemui massa aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Forum Mahasiswa dan Masyarakat Revolusi (Formaasi) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan, Senin (6/4/2026).

Mereka mempertanyakan legalitas ratusan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga beroperasi tanpa kelengkapan perizinan dasar.

Massa aksi menyoroti banyaknya dapur MBG yang belum mengantongi Sertifikat Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) serta Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Namun, sudah menjalankan operasional secara aktif.

Koordinator lapangan aksi, Iklal, mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan satgas MBG terhadap pelaksanaan program nasional yang menghabiskan anggaran besar.

Baca juga :  Peduli Duafa dan Anak Yatim, Hijabi Madura Bagikan 350 Paket Sembako

“Banyak dapur MBG yang izinnya belum lengkap tapi sudah beroperasi. Ini jelas melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP). Ratusan dapur tidak memiliki IPAL dan SLHS. Tidak heran jika di Pamekasan sering terjadi kasus siswa keracunan dan makanan yang dibagikan tidak layak konsumsi,” katanya.

Aktivis alumni Universitas Madura itu menyampaikan, besarnya anggaran MBG seharusnya dibarengi dengan pengawasan ketat di lapangan. Ia mendesak agar satgas yang telah dibentuk benar-benar menjalankan fungsinya, bukan sekadar formalitas.

“Satgas harus memastikan seluruh dapur memenuhi persyaratan operasional, mulai dari keberadaan ahli gizi, IPAL, SLHS, hingga standar kebersihan lainnya,” ujarnya.

Baca juga :  Luar Biasa, CV Ayunda Dapat Penghargaan Dari Bea Cukai

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, DLH Pamekasan, Farhatin Syaifillah mengaku, dari total 128 dapur MBG yang terdata, baru 47 dapur yang telah memiliki IPAL.

“Sampai saat ini, yang tercatat di kami dan sudah memiliki IPAL sebanyak 47 dapur,” ucapnya di hadapan massa aksi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Taufikurrahman mewakili Ketua Satgas MBG menyatakan, aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti. Menurutnya, pemerintah daerah telah menjalankan kewenangannya, termasuk percepatan pelaksanaan program dan pemenuhan syarat administratif.

“Aspirasi ini kami terima. Kami akan mencari penyelesaian langsung di lapangan. Pihak dapur dan koordinator wilayah sebenarnya sudah mengetahui syarat-syarat kelengkapan seperti NIB, SLHS, IPAL, dan lainnya. Beberapa kewenangan itu memang harus dipenuhi melalui pemerintah daerah,”tuturnya.

Baca juga :  Tasyakuran HUT Ke-6, Partai Gelora Pamekasan Gelar Konsolidasi dan Penguatan Struktur

Ia juga menegaskan bahwa satgas tidak tinggal diam dalam menyikapi berbagai persoalan yang muncul selama pelaksanaan MBG, termasuk kasus keracunan maupun menu yang dinilai tidak layak dan kurang gizi.

“Kami sudah melakukan investigasi setiap ada laporan, termasuk kasus keracunan di Kecamatan Tlanakan yang sudah kami tindak tegas,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Tutup MPLS dengan Perkajum, SMAN 1 Pakong Perkuat Karakter Siswa dan Budaya Religius
SMKN 1 Pamekasan Resmi Tutup MPLS, Kepsek Harap Siswa Baru Cepat Beradaptasi dan Berprestasi
SMKN 1 Tlanakan Tutup MPLS dengan Penampilan Ekstrakurikuler, Dorong Siswa Baru Kembangkan Potensi
MPLS SMAN 1 Waru Resmi Ditutup, Kepsek Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Hari Pertama Sekolah
DPRD Pamekasan Siapkan Rekomendasi Keras, OPD dengan Rapor Merah Terancam Dipangkas Anggaran
SMAN 1 Galis Libatkan Wali Murid Sejak Pra-MPLS, Perkuat Sinergi Bentuk Karakter Siswa
SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masih Disegel, MPLS Tak Bisa Digelar
SMAN 1 Pademawu Rawat Budaya Lokal Lewat Ekstrakurikuler, Siapkan Wadah Minat dan Bakat Siswa Baru

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:08 WIB

Tutup MPLS dengan Perkajum, SMAN 1 Pakong Perkuat Karakter Siswa dan Budaya Religius

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:54 WIB

SMKN 1 Pamekasan Resmi Tutup MPLS, Kepsek Harap Siswa Baru Cepat Beradaptasi dan Berprestasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:19 WIB

SMKN 1 Tlanakan Tutup MPLS dengan Penampilan Ekstrakurikuler, Dorong Siswa Baru Kembangkan Potensi

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:00 WIB

MPLS SMAN 1 Waru Resmi Ditutup, Kepsek Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab Sejak Hari Pertama Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:04 WIB

DPRD Pamekasan Siapkan Rekomendasi Keras, OPD dengan Rapor Merah Terancam Dipangkas Anggaran

Berita Terbaru