9 Jam KPK Kumpulkan Pejabat Pemkab Pamekasan, Digelar Tertutup dan Tak Boleh Bawa HP

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan mobil dinas milik pejabat Pemkab Pamekasan terparkir di halaman Mandhapa Agung Ronggosukowati saat ada rapat tertutup bersama KPK. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Puluhan mobil dinas milik pejabat Pemkab Pamekasan terparkir di halaman Mandhapa Agung Ronggosukowati saat ada rapat tertutup bersama KPK. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Bupati Pamekasan, Kamis (9/4/2026). Pertemuan bersama Bupati, Wakil Bupati serta pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan tersebut berlangsung secara tertutup dan dijaga sangat ketat.

Pantauan KLIK MADURA di lokasi, pertemuan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Seluruh area Mandhapa Agung Ronggosukowati disterilkan oleh petugas Satpol PP. Tidak sembarang orang diperbolehkan masuk ke area pendopo.

Pertemuan itu dihadiri lengkap unsur pimpinan daerah. Mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, pimpinan DPRD, seluruh anggota DPRD Pamekasan, hingga seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca juga :  Tanamkan Spirit Resolusi Jihad Pada Mahasiswa, UIM Gelar Seminar dan Apel HSN 2023

Puluhan mobil dinas berpelat merah tampak terparkir rapi di sekitar kantor bupati. Suasana di lokasi terlihat tegang dan hening, tanpa aktivitas keluar masuk dari dalam pendopo.

Akses pintu masuk dijaga ketat oleh Satpol PP. Bahkan, setiap orang yang hendak masuk ke area kantor bupati langsung dimintai keterangan.

“Mau ke mana?, Kalau tidak ada kepentingan, tidak diperbolehkan masuk,” ujar salah satu petugas Satpol PP kepada jurnalis Klikmadura.

Hingga pukul 17.20 WIB, pertemuan tersebut masih berlangsung. Belum terlihat adanya pergerakan pejabat keluar dari dalam pendopo.

Baca juga :  Selamat!! 211 Napi Rutan Kelas II-B Sampang Dapat Remisi Idul Fitri 1445 Hijriyah

Tenaga Ahli Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Rahman, membenarkan adanya pertemuan tertutup tersebut. Ia menyebut, agenda itu merupakan rapat koordinasi dan dilakukan dengan pengamanan ketat.

“Sepertinya hanya rapat koordinasi. Semua pejabat yang masuk dilarang membawa handphone,” ujarnya.

Sampai berita ditanyakan, Belum ada keterangan resmi dari pihak KPK maupun Pemerintah Kabupaten Pamekasan terkait materi dan tujuan pertemuan tertutup tersebut. (ibl/nda).

Berita Terkait

Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet
24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026
Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta
Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak
Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut
Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen
Kemendikdasmen Setujui Revitalisasi Puluhan Sekolah di Pamekasan 
Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:39 WIB

Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:46 WIB

24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 00:32 WIB

Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:10 WIB

Budidaya Rumput Laut Pantai Jumiang Mati Suri, Diskan Pamekasan Ambil Sampel Air Laut

Jumat, 22 Mei 2026 - 04:40 WIB

Ratusan Perusahaan Rokok di Madura Naik Status Jadi PKP, Pengusaha Siap-siap “Dijerat” Beban Pajak 9,9 Persen

Berita Terbaru