524 Guru PAI di Pamekasan Ikuti Program PPG Tahun Ini

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMANGAT: Suasana kegiatan pembelajaran di MAN 2 Pamekasan. (CHANDRA UNTUK KLIK MADURA).

SEMANGAT: Suasana kegiatan pembelajaran di MAN 2 Pamekasan. (CHANDRA UNTUK KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebanyak 524 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mengikuti program Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun ini.

Dengan demikian, dari total 1.010 guru PAI, kini tersisa sekitar 200 orang yang belum mengikuti program untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi tersebut.

Kepala Kemenag Pamekasan Mawardi mengungkapkan, tidak semua guru PAI bisa mengikuti program PPG. Sebab, ada beberapa persyaratan yang belum dipenuhi. Salah satunya, masa mengajar.

“Ada istilah Terhitung Mulai Tanggal (TMT), biasanya di situ yang belum memenuhi syarat. Masa mengajarnya masih kurang,” jelasnya.

Baca juga :  Kabur dari Mobil Tahanan, Pencuri di Pamekasan Berhasil Ditangkap Lagi

Gelombang pertama program PPG PAI sudah terlaksana dengan jumlah peserta 123 guru. Kemudian, gelombang ke dua akan digelar September dengan jumlah peserta 401 orang.

Tahap pertama pelaksanaan PPG, setiap peserta mendapat suntikan anggaran Rp 800.000. Jika dikalkulasi, totalnya mencapai Rp 98.400.000 yang bersumber dari pemerintah pusat.

“Untuk batch selanjutnya ini Insyaallah dibiayai Pemkab Pamekasan,” terangnya.

Kemenag Pamekasan proaktif berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan untuk menuntaskan PPG. Khususnya, terkait pembiayaan.

Mawardi menegaskan, Kemenag Pamekasan bertekad mengikutkan semua guru agama program PPG. Harapannya, para guru itu bisa mendapatkan tunjangan sertifikasi.

Baca juga :  BRI Pamekasan Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

“Selain tunjangan profesi guru (TPG), sertifikasi ini juga untuk meningkatkan kinerja guru,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Tambang Galian C Ilegal di Palengaan Jadi Sorotan, Warga Minta Ditindak Tegas
Solid! Pengurus KBIHU Al-Hilal Gelar Safari Istighasah untuk Jamaah Haji
Pulang ke Tanah Kelahiran, Taufiqul Hidayatullah Mengabdi Menjaga Keamanan Lapas Pamekasan
DPRD Pamekasan Dorong Peningkatan Ekonomi dan Penekanan Pengangguran
Dorong Percepatan Pembangunan PLTMG, Lakpesdam PCNU Sumenep Temui PLN UP3 Madura
Edy Gelora Soroti Fenomena Penyegelan Sekolah di Pamekasan: Siswa Jangan Jadi Korban!
Siswa Tak Bisa Belajar Tatap Muka Lantaran Sekolah Disegel, SMK Kesehatan Nusantara Ngadu ke DPRD Pamekasan
Dies Natalis Ke-48, Unira Gelar Jalan Sehat dan Festival Rujak Corek

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:35 WIB

Tambang Galian C Ilegal di Palengaan Jadi Sorotan, Warga Minta Ditindak Tegas

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:15 WIB

Pulang ke Tanah Kelahiran, Taufiqul Hidayatullah Mengabdi Menjaga Keamanan Lapas Pamekasan

Senin, 18 Mei 2026 - 12:17 WIB

DPRD Pamekasan Dorong Peningkatan Ekonomi dan Penekanan Pengangguran

Senin, 18 Mei 2026 - 09:02 WIB

Dorong Percepatan Pembangunan PLTMG, Lakpesdam PCNU Sumenep Temui PLN UP3 Madura

Senin, 18 Mei 2026 - 08:23 WIB

Edy Gelora Soroti Fenomena Penyegelan Sekolah di Pamekasan: Siswa Jangan Jadi Korban!

Berita Terbaru