Undang Bupati Fauzi Wongsojudo, KPK Soroti Usulan Pokir DPRD Sumenep Senilai Rp 74 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mendengarkan penjelasan dari Ely Kusumastuti selaku Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III, KPK RI di Gedung Merah Putih, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025). (Sumber: kpk.go.id)

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mendengarkan penjelasan dari Ely Kusumastuti selaku Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III, KPK RI di Gedung Merah Putih, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7/2025). (Sumber: kpk.go.id)

JAKARTA || KLIKMADURA – Penggunaan anggaran dan pengadaan barang jasa di Kabupaten Sumenep menjadi atensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Lembaga antirasuah itu mengundang Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo untuk audiensi dan koordinasi, Selasa (8/7/2025).

Dikutip dari laman kpk.go.id, pada kegiatan tersebut KPK RI membahas seputar perencanaan, penganggaran serta pengadaan barang dan jasa (PBJ).

Pertemuan yang berlangsung di Gedung Merah Putih, Menteng, Jakarta Pusat itu juga membahas terkait usulan pokok pikiran (pokir) DPRD Sumenep yang angkanya mencapai Rp 74 miliar.

Komposisi APBD Sumenep tahun anggaran 2025 secara khusus mendapat sorotan dari Ely Kusumastuti selaku Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III, KPK RI.

Baca juga :  Komedi BSPS Ala Sumenep

Dia meminta, APBD yang nominalnya mencapai Rp 2,8 triliun itu digunakan secara efektif dan efisien. Tujuannya, agar pembangunan di Kabupaten Sumenep berjalan secara optimal.

“Penggunaan APBD perlu dilakukan secara efektif dan efisien agar pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal,” kata Ely.

Menurut dia, penggunaan anggaran yang efektif dan efisien merupakan bagian dari upaya mendorong perbaikan tata kelola anggaran dan penguatan sistem pencegahan korupsi di Kabupaten Sumenep.

Ely menyampaikan, KPK juga mendalami rencana pengadaan yang anggarannya mencapai Rp 656 miliar.

Anggaran ratusan miliar itu rencananya akan digunakan untuk beberapa kegiatan. Di antaranya, 5 proyek strategis yang telah dilakukan review oleh Inspektorat. Hasilnya, ditemukan selisih harga dalam penyusunan harga perkiraan sendiri (HPS).

Baca juga :  Tidak Muluk-Muluk, KONI Sumenep Target Masuk 20 Besar Porprov Jatim 2023

“Ini menjadi sebuah catatan agar kesalahan administrasi seperti ini dapat ditindaklanjuti segera. Perlu diingat bahwa ini merupakan uang negara yang harus jelas penggunaannya,” tambah Ely.

Dengan demikian, KPK memberikan sejumlah catatan agar penggunaan keuangan negara dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun substansial.

KPK juga mendorong agar dilakukan konsolidasi pengadaan pada setiap paket pengadaan dalam metode e-purchasing dan pengadaan langsung.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Wilayah III, KPK RI, Wahyudi secara gamblang menelaah lebih lanjut usulan pokir DPRD Sumenep yang nominalnya mencapai Rp 74 miliar lebih.

Baca juga :  Mengenal Lebih Dekat Prof. Sunarto, Ketua Mahkamah Agung RI Kelahiran Sumenep, Madura

“Dana pokir ini merupakan hasil penjaringan aspirasi (rakyat) yang seharusnya disusun secara spesifik dan dilaksanakan lewat mekanisme Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan),” katanya.

Wahyudi menekankan, perencanaan dan pengusulan dana pokir wajib diselaraskan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Kemudian, dana tersebut juga harus berbasis kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi, berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan. Serta, berupaya mewujudkan perencanaan keuangan daerah yang partisipatif dan akuntabel.

 “Kami berkomitmen untuk membuka ruang dialog serta terus berkoordinasi kepada berbagai pihak, baik legislatif maupun eksekutif, guna memperkuat sistem perencanaan dan penganggaran Pemkab Sumenep agar lebih baik,” tandasnya. (*/pen)

Berita Terkait

Anak Buah Prabowo Sambangi Rumah Duka Driver Ojol Affan, Sampaikan Belasungkawa Mendalam
Dasco Telpon Menkes Desak Atasi KLB Campak di Sumenep
Megawati Copot Said Abdullah Dari Jabatan Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim
Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI 8 Persen, HKI Siapkan Investasi Rp 200 Triliun
Cak Munir, Putra Terbaik Sumenep Siap Bertarung di Kongres PWI Pusat
Willy Aditya Konsisten Perjuangkan Pengesahan RUU Perlindungan PRT
Akhmad Ma’ruf Bertekad Jadikan Madura Kawasan Industri Ramah dan Humanis
Anggaran Pokir DPRD Pamekasan Tembus Rp 55 Miliar, Jadi Atensi KPK

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 14:21 WIB

Anak Buah Prabowo Sambangi Rumah Duka Driver Ojol Affan, Sampaikan Belasungkawa Mendalam

Rabu, 27 Agustus 2025 - 01:20 WIB

Dasco Telpon Menkes Desak Atasi KLB Campak di Sumenep

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 04:06 WIB

Megawati Copot Said Abdullah Dari Jabatan Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim

Kamis, 21 Agustus 2025 - 03:28 WIB

Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI 8 Persen, HKI Siapkan Investasi Rp 200 Triliun

Jumat, 1 Agustus 2025 - 12:05 WIB

Cak Munir, Putra Terbaik Sumenep Siap Bertarung di Kongres PWI Pusat

Berita Terbaru

Opini

Bukan Lagi Soal Sanksi, Ini Soal Budaya Politik

Minggu, 31 Agu 2025 - 13:58 WIB