Dorong Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, Kadin Minta Pemerintah Terbitkan SK Pokja Percepatan KEK, KI dan PSN

- Jurnalis

Jumat, 6 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waketum Kadin Indonesia Bidang KEK, KI dan PSN, Akhmad Ma'ruf Maulana rakor dengan para perwakilan Kementerian terkait pembentukan Pokja. (FOTO: HUMAS KADIN INDONESIA)

Waketum Kadin Indonesia Bidang KEK, KI dan PSN, Akhmad Ma'ruf Maulana rakor dengan para perwakilan Kementerian terkait pembentukan Pokja. (FOTO: HUMAS KADIN INDONESIA)

JAKARTA || KLIKMADURA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI) dan Proyek Strategis Nasional (PSN) bersama unsur pemerintah membentuk kelompok kerja (Pokja).

Tujuannya, untuk mendorong dan mempercepat pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen sesuai harapan pemerintah.

Kegiatan tersebut sejalan dengan arahan dari Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie melalui program percepatan pertumbuhan industri manufaktur.

Yakni, dengan mengoptimalkan peran kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, dan PSN dalam kurun waktu 5 tahun ke depan.

“Pokja bersama-sama dengan aparat pemerintah akan menyelesaikan berbagai macam permasalahan baik yang menyangkut masalah perizinan maupun masalah infrastruktur,” kata Waketum Kadin Indonesia Bidang KEK, KI dan PSN, Akhmad Ma’ruf Maulana, usai rakor dengan para perwakilan Kementerian terkait, Jumat (6/12/2024).

Baca juga :  Azana Hospitality Dinobatkan Jadi Manajemen Hotel Lokal Terbaik di Exquisite Awards 2025

Akhmad Ma’ruf menyebutkan, Pokja tersebut terdiri dari berbagai kementerian seperti Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Koordinator Perekonomian dan Kementerian Industri.

Kemudian, Kementerian Kehutanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan, Kementerian Lingkungan Hidup, hingga Kementerian ATR/BPN.

Kadin Indonesia mengusulkan kepada Kemenko Perekonomian agar menerbitkan surat keputusan (SK) resmi terhadap Pokja tersebut. Kemudian, kementerian terkait dapat mengajukan masing-masing perwakilan sekelas direktur atau dirjen agar tantangan dan kendala yang dihadapi para pelaku industri KEK dan PSN cepat teratasi.

Baca juga :  Akhmad Ma'ruf Bertekad Jadikan Madura Kawasan Industri Ramah dan Humanis

“Kami meminta Kadin supaya Pokja ini dibentuk, kami akan berkoordinasi dengan kementerian terkait seperti Menko Perekonomian dan Menko Infrastruktur agar Pokja ini betul-betul dibentuk dan di-SK-kan secara resmi,” kata Akhmad Ma’ruf.

Pria yang juga Ketum Saudagar Madura itu mengatakan, Kadin Indonesia akan terus mengawal proyek-proyek yang terhambat milik anggota Kadin dan swasta, khususnya proyek-proyek yang non-APBN. Usulan Pokja percepatan PSN non-APBN ini akan dilaporkan kepada Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie.

“Kami akan mengawal supaya realisasi proyek-proyek terhambat cepat. Nah, ini kan teman-temen bergabung semuanya komplit, para pelaku PSN dan KEK hadir, kami sangat berharap pemerintah bisa memberi kemudahan-kemudahan, dipercepat, tujuannya itu,” ungkapnya.

Baca juga :  Inflasi Sumenep Tertinggi se-Jatim, Kemiskinan Diprediksi Meningkat

Seperti diketahui, dari data rencana investasi 41 kawasan industri PSN, terdapat komitmen investasi sekitar Rp 2.785 triliun yang akan direalisasikan secara bertahap.

Yakni, meliputi investasi pembangunan infrastruktur KI dan tenan di dalamnya. Hingga 2024, diperkirakan realisasi investasi di kawasan industri PSN mencapai Rp 68 triliun.

Berdasarkan hasil estimasi dan simulasi penambahan nilai investasi pada KI, target investasi dalam jangka menengah pada 2029 sebesar Rp 481 triliun. (*/pen)

Berita Terkait

Imigrasi Siaga Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah, Overstay WNA Digratiskan
MUI Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Ali Khamanei, Serukan Penghentian Eskalasi Militer
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah ke Tanah Suci
Alhamdulillah, Syaikhona Kholil Bangkalan Resmi Sandang Gelar Pahlawan Nasional
Azana Hospitality Dinobatkan Jadi Manajemen Hotel Lokal Terbaik di Exquisite Awards 2025
Investasi Hulu Migas Capai 5,5 Miliar Dolar, Jadi Penopang Ketahanan Energi Nasional
Willy Aditya Nilai Pemutusan Layanan BPJS di Pamekasan Langgar Konstitusi
Anak Buah Prabowo Sambangi Rumah Duka Driver Ojol Affan, Sampaikan Belasungkawa Mendalam

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 08:34 WIB

Imigrasi Siaga Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah, Overstay WNA Digratiskan

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:14 WIB

MUI Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Ali Khamanei, Serukan Penghentian Eskalasi Militer

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:12 WIB

Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jamaah Tunda Umrah ke Tanah Suci

Senin, 10 November 2025 - 05:41 WIB

Alhamdulillah, Syaikhona Kholil Bangkalan Resmi Sandang Gelar Pahlawan Nasional

Jumat, 24 Oktober 2025 - 00:21 WIB

Azana Hospitality Dinobatkan Jadi Manajemen Hotel Lokal Terbaik di Exquisite Awards 2025

Berita Terbaru

#AndaHarusTahu

Tips Memulai Usaha Hampers Lebaran untuk Pemula

Jumat, 6 Mar 2026 - 06:33 WIB