Jembatan Penghubung Dua Dusun di Karang Penang Sampang Ambruk, Akses Warga Terputus

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga melihat kondisi jembatan ambruk di Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Sampang. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

Warga melihat kondisi jembatan ambruk di Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Sampang. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Jembatan penghubung antara Dusun Lembanah dan Dusun Sobbarih, Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Sampang, ambruk pada Rabu malam sekitar pukul 19.44 WIB (30/10/2025).

Peristiwa tersebut diduga akibat pengikisan struktur jembatan setelah diguyur hujan deras selama beberapa hari terakhir. Bagian konstruksi sisi selatan tidak mampu menahan derasnya arus air hingga akhirnya runtuh.

Jembatan dengan panjang sekitar delapan meter dan lebar tiga meter itu merupakan akses utama warga untuk beraktivitas, seperti menuju sekolah, masjid, pasar, maupun area persawahan. Ambruknya jembatan membuat jalur antar dua dusun tersebut terputus total.

Baca juga :  Pemkab Sampang Lantik 32 Pejabat Baru, Bupati Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, keruntuhan jembatan berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat. Warga kini terpaksa menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan sulit dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sekretaris Desa Tlambah, Abdul Khalik, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Camat Karang Penang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang untuk menindaklanjuti kejadian tersebut.

“Sudah kami tindak lanjuti ke Pak Camat Karang Penang dan BPBD Sampang. Kami berharap warga bersabar menunggu hasil koordinasi kami dengan pemerintah kabupaten,” ujarnya.

Baca juga :  Disambut Musik Daul dan Tarian Madura, AKBP Anang Hardiyanto Resmi Nahkodai Polres Sampang

Abdul Khalik berharap Pemerintah Kabupaten Sampang segera melakukan perbaikan darurat, mengingat jembatan itu sangat vital bagi mobilitas dan perekonomian warga.

“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan ini. Karna kami harus memutar jauh ketika hendak beraktivitas,” pungkasnya. (ibn/nda)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pencabulan di Camplong Naik Penyidikan, Polisi Tetapkan Tersangka
Jadi Sorotan, Aset Daerah Sampang Diduga Dijual Rp10 Miliar Tanpa Sepengetahuan Dewan
Kapolres Sampang Salurkan Air Bersih ke Ponpes Miftahut Thullab Gedangan, Ulama Soroti Jalan Rawan Kecelakaan
Diduga Curi Speaker Tengah Malam, Pemuda 19 Tahun Diamankan Polsek Sampang Kota
Menyalip di Tikungan Berujung Maut, Mahasiswi Poltekes Sampang Tewas Tabrak Pickup
Sumur Warga Tambelangan Menghitam dan Berbusa, Limbah SPPG Kembali Disorot
Gandeng BIG, Pemkab Sampang Jadikan Data Spasial Dasar Perencanaan Pembangunan
Seorang Pria di Kecamatan Ketapang Disekap, Diduga Dipicu Urusan Hutang Rp300 Juta

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan di Camplong Naik Penyidikan, Polisi Tetapkan Tersangka

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:59 WIB

Jadi Sorotan, Aset Daerah Sampang Diduga Dijual Rp10 Miliar Tanpa Sepengetahuan Dewan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Kapolres Sampang Salurkan Air Bersih ke Ponpes Miftahut Thullab Gedangan, Ulama Soroti Jalan Rawan Kecelakaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Diduga Curi Speaker Tengah Malam, Pemuda 19 Tahun Diamankan Polsek Sampang Kota

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Menyalip di Tikungan Berujung Maut, Mahasiswi Poltekes Sampang Tewas Tabrak Pickup

Berita Terbaru

Siswi SMAN 2 Pamekasan foto bersama usai ikuti lomba gerak jalan tingkat SMP-SMA/SMK tingkat Kabupaten pada Kamis (13/8). (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Pamekasan

SMAN 2 Pamekasan Raih Juara Gerak Jalan Tingkat Kabupaten

Jumat, 14 Agu 2026 - 13:26 WIB