SMAN 4 Pamekasan Terapkan Absen Faceprint, Orang Tua Bisa Pantau Kehadiran Siswa Lewat HP

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMAN 4 Pamekasan antre melakukan faceprint. (BADRUS SHOLEH / KLIKMADURA)

Siswa SMAN 4 Pamekasan antre melakukan faceprint. (BADRUS SHOLEH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Transformasi digital di dunia pendidikan terus berkembang. SMAN 4 Pamekasan kini menjadi sekolah pertama di Kabupaten Pamekasan yang menerapkan sistem absensi berbasis faceprint bagi seluruh siswanya.

Inovasi tersebut sekaligus menghubungkan aktivitas kehadiran siswa secara langsung ke ponsel orang tua.

Kepala SMAN 4 Pamekasan, Faridah menjelaskan, orang tua perlu menginstal aplikasi khusus untuk dapat terkoneksi dengan sistem faceprint tersebut. Setelah itu, mereka bisa masuk menggunakan NISN anak masing-masing.

“Iya ada link-nya yang sudah kami siapkan, dengan cara login menggunakan NISN siswa yang bersangkutan. Dan ini sekolah pertama di Pamekasan yang menggunakan sistem faceprint,” ujarnya.

Baca juga :  Meski SDM Belum Lengkap, Sekolah Rakyat Pamekasan Segera Launching

Melalui sistem ini, orang tua dapat mengetahui waktu kedatangan dan kepulangan anak secara real time.

Hal ini dianggap sebagai bentuk kolaborasi antara sekolah dan wali murid dalam memantau aktivitas siswa selama berada di sekolah.

Faridah menambahkan, penerapan faceprint bertujuan meningkatkan kedisiplinan siswa, terutama dalam hal ketepatan waktu. Menurutnya, kemampuan mengatur waktu adalah salah satu faktor penting penentu masa depan siswa.

“Sekolah juga bisa langsung merekap ketidakhadiran siswa dalam waktu yang tidak lama. Jadi faceprint ini bermanfaat bagi siswa, wali siswa, dan juga sekolah,” pungkasnya. (enk/nda)

Baca juga :  Tak Ideal, 477 Sekolah Dasar di Pamekasan Hanya Didampingi 22 Orang

Berita Terkait

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Masih Rp500 Ribu, Kenaikan Menunggu Kemampuan Anggaran
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Begini Kata Bupati Pamekasan
FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:56 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Masih Rp500 Ribu, Kenaikan Menunggu Kemampuan Anggaran

Selasa, 29 September 2026 - 09:54 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Begini Kata Bupati Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Berita Terbaru