HLN ke-80, PLN UP3 Madura Serahkan Bantuan APE ke SLB PGRI Pademawu

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manajer PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala SLB PGRI Pademawu, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Manajer PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala SLB PGRI Pademawu, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Madura menyalurkan bantuan berupa alat peraga edukatif (APE) kepada siswa-siswi SLB PGRI Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Bantuan itu menjadi bentuk kepedulian PLN terhadap peningkatan kualitas pembelajaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus.

Kegiatan peringatan HLN ke-80 dimulai dengan upacara dan penyerahan penghargaan masa bakti kepada pegawai PLN yang telah mengabdi puluhan tahun.

Selain itu, PLN UP3 Madura juga menggelar lomba memasak menggunakan kompor induksi serta konvoi kendaraan listrik sebagai bentuk sosialisasi pemanfaatan energi ramah lingkungan.

Baca juga :  Proyek KIHT Senilai Rp 3,1 M Diduga Dikorupsi, Kejari Pamekasan Periksa Kadisperindag dan Direktur CV

Puncak kegiatan diakhiri dengan kunjungan ke SLB PGRI Pademawu untuk menyerahkan bantuan alat edukasi yang dapat menunjang proses belajar siswa.

Manajer PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi bersama tim melihat langsung proses belajar mengajar di SLB Pademawu, Pamekasan.

Manajer PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pemerataan pendidikan, terutama bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Bantuan ini kami berikan agar proses pembelajaran di SLB ini semakin terbantu. Kami ingin hadir mendampingi perkembangan para siswa, tidak hanya melalui aspek kelistrikan tetapi juga melalui dukungan nyata terhadap dunia pendidikan,” ujarnya.

Baca juga :  RSIA Puri Bunda Madura Bersama PMI Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan

Selain bantuan pendidikan, Fahmi juga menegaskan komitmen PLN dalam mendorong penggunaan energi terbarukan melalui pemanfaatan kendaraan listrik.

“Kami mengajak masyarakat untuk mulai beralih ke kendaraan listrik karena lebih ramah lingkungan dan biaya operasionalnya lebih hemat hingga 60 persen dibandingkan kendaraan konvensional,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SLB PGRI Pademawu, Dwi Kurnia Maulidia, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan PLN UP3 Madura. Menurutnya, bantuan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran di sekolahnya.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya alat peraga edukatif ini. Bantuan ini akan langsung kami gunakan untuk mendukung kegiatan belajar 46 siswa dari berbagai jenjang. Terima kasih kepada PLN UP3 Madura atas kepedulian dan dukungannya,” tuturnya. (ibl/nda)

Baca juga :  Operasi Patuh Semeru 2024 Resmi Dimulai, 8 Pelanggaran Jadi Bidikan 

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru