Ratusan Koperasi Merah Putih di Pamekasan Tak Aktif, Diskop UKM Naker Turunkan Belasan Pendamping Bisnis

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah masyarakat Desa Rek-Kerek menggelar syukuran atas  launching Koperasi Desa Merah Putih beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

Sejumlah masyarakat Desa Rek-Kerek menggelar syukuran atas launching Koperasi Desa Merah Putih beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA — Program Koperasi Desa Kreatif Mandiri Produktif (KDKMP) di Kabupaten Pamekasan belum berjalan maksimal.

Dari total 189 desa yang menerima program tersebut, hanya enam desa yang hingga kini dinilai aktif menjalankan kegiatan.

Kondisi itu membuat Dinas Koperasi, UKM, dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan mengambil langkah cepat.

Pemerintah daerah menghadirkan belasan pendamping bisnis untuk memperkuat pencatatan keuangan dan penyusunan proposal usaha di masing-masing desa.

Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan Muttaqin menjelaskan bahwa pendampingan ini merupakan tindak lanjut dari program Kementerian Koperasi dan UKM RI.

Baca juga :  Manajer JNT Kargo Mangkir, Bea Cukai Madura Layangkan Surat Pemanggilan Kedua

Pemerintah pusat mendorong agar KDKMP mampu mengakses pembiayaan dari bank Himbara setelah melalui tahapan administrasi dan perencanaan yang matang.

Menurutnya, kementerian telah merekrut para pendamping bisnis melalui aplikasi resmi. Para pendamping bertugas membantu koperasi desa dalam penyusunan rencana bisnis, perhitungan kebutuhan modal, dan pencatatan keuangan.

Muttaqin menegaskan bahwa pendampingan di lapangan tentu tidak lepas dari risiko. Namun ia meyakini, dengan adanya tenaga pendamping, koperasi di desa dapat menyusun strategi bisnis yang lebih terarah dan mengurangi potensi kegagalan usaha.

Saat ini terdapat 19 pendamping bisnis yang diterjunkan ke lapangan. Masing-masing pendamping menangani sepuluh desa dan wajib melaporkan hasil perkembangan setiap minggu melalui rapat koordinasi bersama Diskop UKM dan Naker Pamekasan.

Baca juga :  Tak Ingin Pasien Gagal Ginjal Terlantar Tanpa Pelayanan, AJP Buka Posko Kemanusiaan

“Mereka turun langsung ke lapangan dan setiap minggu menyampaikan laporan perkembangan kepada kami,” ujar mantan Camat Tlanakan itu.

Muttaqin optimistis, dalam beberapa bulan ke depan ratusan KDKMP akan menunjukkan kemajuan signifikan.

Dia berharap semua koperasi desa mampu tumbuh secara mandiri, baik dalam hal permodalan maupun tata kelola keuangan.

“Harus yakin bisa. Semua KDKMP di Pamekasan ke depan harus berjalan,” tuturnya penuh semangat. (enk/nda)

Berita Terkait

Data Kekeringan Pamekasan Belum Final, BPBD Prediksi Wilayah Terdampak Akibat El Nino Meluas
SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa
Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang
Karya AJP Diapresiasi, Buku Pamekasan Mencari Identitas Masuk Agenda Kajian di Dies Natalis ke-60 UIN Madura
Siswi SDI Al-Mujtama’ Kontingen Pamekasan Raih Medali Emas, Wakili Jatim Berlaga di O2SN Nasional
Front One dan Azana Style Hotel Madura Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Ramah Wisatawan Muslim
Benjolan di Selangkangan Bayi Jangan Diabaikan, Dokter RSUD SMART Ungkap Bahaya Hernia
RSUD Smart Pamekasan Ingin Kelola Parkir Sendiri, Pemkab Minta Fokus Tingkatkan Layanan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 03:16 WIB

Data Kekeringan Pamekasan Belum Final, BPBD Prediksi Wilayah Terdampak Akibat El Nino Meluas

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:37 WIB

SMP Negeri di Pamekasan Sepi Peminat, 32 Sekolah Tak Penuhi Kuota Siswa

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:21 WIB

Stok Beras Bulog Madura Naik 150 Persen, DPRD Pamekasan Ingatkan Ancaman Kemarau Panjang

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:33 WIB

Siswi SDI Al-Mujtama’ Kontingen Pamekasan Raih Medali Emas, Wakili Jatim Berlaga di O2SN Nasional

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:12 WIB

Front One dan Azana Style Hotel Madura Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Ramah Wisatawan Muslim

Berita Terbaru