Berebut Sertifikasi Profesi, Ribuan Guru di Pamekasan Ikut PPG

- Jurnalis

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru SDN Angsanah 1 saat membimbing muridnya beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

Guru SDN Angsanah 1 saat membimbing muridnya beberapa waktu lalu. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) kembali digelar tahun ini. Ribuan guru di Kabupaten Pamekasan ikut ambil bagian untuk meningkatkan kompetensi dan meraih sertifikasi profesi.

Kabid Tendik Disdikbud Pamekasan, Fadlillah, menyampaikan sementara ini ada 1.083 guru yang terdaftar. Jumlah itu masih bisa bertambah karena batch ketiga masih dalam tahap pemanggilan dan pemberkasan.

“Batch pertama sudah selesai, batch kedua pengumumannya belum keluar, sedangkan batch ketiga masih proses pemberkasan,” jelasnya.

Pada tahap pertama, tercatat 859 guru ikut serta. Rinciannya 46 guru TK, 466 guru SD, dan 115 guru SMP. Sementara pada batch kedua terdapat 625 guru, terdiri dari 58 guru TK, 286 guru SD, dan 112 guru SMP.

Baca juga :  RSUD Smart Pamekasan Kenalkan Layanan Kesehatan Melalui Mini Konser Musik

Fadlillah menegaskan, PPG terbuka bagi guru ASN maupun non-ASN, asalkan masih berada di bawah naungan Disdikbud Pamekasan. Program ini bertujuan memberikan pengakuan profesi sekaligus meningkatkan kualitas pengajaran.

“Itu program pemerintah pusat, kami hanya memfasilitasi dengan memberikan surat pernyataan,” terangnya.

Ia menambahkan, PPG dirancang untuk mencetak guru yang profesional, berkomitmen, dan inovatif. Seleksi dilakukan berbasis sistem melalui akun SIMPKB masing-masing guru sesuai persyaratan, seperti masa kerja, data dapodik, dan kelengkapan dokumen.

“Mekanisme ini untuk memastikan data di dapodik sesuai kondisi nyata di lapangan,” ungkapnya.

Baca juga :  Dana BOS Sekolah Dasar di Pamekasan Tembus Rp 60 Miliar

Saat ini, jumlah guru di Pamekasan mencapai 10.423 orang. Dari total itu, 4.139 berstatus ASN dan 6.284 non-ASN. Sebanyak 5.197 guru sudah mengantongi sertifikasi, yakni 3.547 ASN dan 1.650 non-ASN.

“Semua kami fasilitasi. Batch tiga akan kami kawal agar berjalan lancar. Kalau ada kesulitan pasti kami bantu,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI
Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma
Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan
Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen
38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI

Senin, 27 Juli 2026 - 08:26 WIB

Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua

Berita Terbaru