Komisi IV DPRD Pamekasan Dorong Peningkatan Kompetensi Ahli Gizi SPPG

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Halili Yasin saat diwawancara sejumlah awak media. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Halili Yasin saat diwawancara sejumlah awak media. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebanyak 33 Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pamekasan diwajibkan memiliki ahli gizi untuk memastikan kualitas dan keamanan Makanan Bergizi (MBG) sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Namun, peningkatan kompetensi para ahli gizi juga dinilai penting agar layanan yang diberikan lebih maksimal.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Halili Yasin, menegaskan bahwa latar belakang pendidikan para ahli gizi di setiap SPPG berbeda-beda. Hal ini membuat kualifikasi dan kemampuan mereka tidak seragam.

“Kalau ada keraguan bisa dilihat faktanya. Karena memang para ahli gizi itu bukan berasal dari satu universitas yang sama,” ujar Halili, Selasa (16/9/2025).

Baca juga :  Kursi Dewan Kosong, Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2025 Pamekasan Gagal

Menurutnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan perlu hadir untuk menyeragamkan kompetensi para ahli gizi tersebut. Salah satunya dengan memberikan pembinaan terkait penyusunan menu makanan bagi siswa.

Politikus PPP itu juga mengingatkan agar kejadian keracunan akibat makanan sekolah yang pernah terjadi tidak terulang kembali.

“Makanya peningkatan kompetensi ini harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Pamekasan, Ach. Syamlan, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti dorongan tersebut. Rencananya, akan ada pelatihan khusus agar para ahli gizi memiliki sertifikat penunjang.

“Nanti alangkah baiknya Badan Gizi Nasional (BGN) juga bisa terlibat, biar sama-sama belajar,” pungkasnya. (enk)

Baca juga :  Belatung Ditemukan di Menu MBG Sampang, Mahasiswa Sebut Pelecehan Terhadap Hak Anak

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru