433 Anak di Kabupaten Sampang Positif Campak, Satu Orang Meninggal

- Jurnalis

Sabtu, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinkes Sampang, Dwi Herlinda Lusi Harini. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala Dinkes Sampang, Dwi Herlinda Lusi Harini. (DOK. KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Kasus campak di Kabupaten Sampang terus meningkat. Hingga awal September, total penderita tercatat mencapai 433 orang.

Angka tersebut naik 20 kasus dibanding pertengahan Agustus yang masih 413 kasus. Dari jumlah itu, satu orang dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Sampang.

Berdasarkan data terbaru Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, penyebaran campak kini meluas hampir di semua kecamatan.

Dua wilayah dengan kasus tertinggi berada di Kecamatan Camplong dengan 115 penderita dan Kecamatan Karangpenang dengan 88 penderita. Selain itu, sebanyak 12 kecamatan lainnya juga terdampak.

Baca juga :  Wabup Sampang Ingatkan Disdik Perkuat Layanan Pendidikan, Soroti Infrastruktur Sekolah Rusak

Kepala Dinkes Sampang, Dwi Herlinda Lusi Harini, menegaskan lonjakan kasus ini dipicu rendahnya cakupan imunisasi Measles Rubella (MR). Banyak anak belum mendapatkan imunisasi sehingga lebih rentan terpapar virus campak.

“Imunisasi MR adalah upaya paling efektif mencegah campak. Kami terus mengedukasi masyarakat agar tidak ragu membawa anak-anaknya untuk diimunisasi,” ujarnya.

Sebagai langkah cepat, Dinkes Sampang menerapkan strategi jemput bola dengan mendatangi rumah-rumah warga untuk mempercepat cakupan imunisasi. Program ini juga melibatkan kader posyandu di setiap desa. (ibn/nda)

Berita Terkait

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Berita Terbaru