Hidup di Rumah Gedek, Warga Sampang 4 Tahun Menderita Tumor Tanpa Uluran Pemerintah

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suryati (45), warga Dusun Durbugen, Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang terbaring lemas dengan penyakit tumor yang diderita. (ISTIMEWA)

Suryati (45), warga Dusun Durbugen, Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang terbaring lemas dengan penyakit tumor yang diderita. (ISTIMEWA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Hidup serba keterbatasan dialami Suryati (45), warga Dusun Durbugen, Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Sudah empat tahun terakhir, ibu satu anak ini hanya bisa terbaring di tempat tidur akibat penyakit tumor yang dideritanya. Kondisi memprihatinkan itu kian berat karena ia tinggal di rumah reyot berdinding bambu bersama suami dan putrinya yang baru berusia 16 tahun.

Mirisnya, sang suami juga tidak lagi bisa bekerja karena kesehatan yang ikut memburuk. Sehari-hari keluarga kecil ini hanya bergantung pada uluran tangan tetangga yang bergantian membantu kebutuhan makan.

Baca juga :  Berlangsung Khidmat, 45 DPRD Kabupaten Sampang Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

“Ibu ini sakit sudah sekitar empat tahun. Untuk berjalan sudah tidak bisa, jadi hanya terbaring di kasur lebih dari dua tahun terakhir,” kata Suhedeh, tetangga yang ikut merawat Suryati, Sabtu (30/8/2025).

Anak semata wayang Suryati yang masih duduk di bangku SMP, kini harus ikut menanggung beban berat. Dari memasak, menyuapi, hingga menjaga ibunya yang tak berdaya.

Lebih lanjut, Suhedeh mengaku keluarga Suryati tidak pernah sekalipun mendapatkan bantuan dari pemerintah, meski kondisinya sangat mengkhawatirkan.

“Dulu, sekitar tiga tahun lalu, Bu Suryati sempat berobat dan keluar biaya sampai Rp 30 juta dengan menjual tanahnya. Tapi gagal sembuh. Sejak itu, ia takut berobat lagi karena tidak punya biaya. Semoga pemerintah bisa membantu,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Baca juga :  Bupati Sampang Aba Idi Pastikan Pasar Margalela Layak Ditempati

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa Larlar, Suharto, mengaku baru mengetahui ada warganya yang sakit parah dan hidup dalam kondisi memprihatinkan.
“Saya masih baru di sini, Mas. Jadi belum tahu kondisi secara luas. Tapi saya akan konfirmasi ke bawah dan cek kebenaran informasi ini,” ujarnya singkat.

Sekretaris Desa (Sekdes) Larlar, Rusnandi, menambahkan, pihaknya baru mendapat laporan pada Kamis (28/8/2025) terkait kondisi Suryati. Sehari setelahnya, pemdes langsung turun ke rumah Suryati untuk melihat langsung.

“Alhamdulillah hari Jum’at kemarin kami bersama jajaran mendatangi rumahnya,” terang Rusnandi.

Baca juga :  Bea Cukai Madura Didesak Sita Mesin Rokok Ilegal Milik PR Daun Mulia

Ia menegaskan, pemdes Larlar akan terus memantau kesehatan Suryati dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan agar perempuan malang itu bisa mendapat bantuan kesehatan dari pemerintah daerah.

“Pemdes hanya bisa membantu semampunya, selanjutnya sudah kami teruskan ke pemerintah kecamatan untuk diajukan ke kabupaten,” tandasnya. (san/nda)

Berita Terkait

Dua Surat Edaran Tak Digubris, Pengelolaan Sampah Dapur MBG di Sampang Masih Semrawut
Dokter RSUD dr. Mohammad Zyn dan Juru Parkir Diciduk Kasus Dugaan Sabu, Manajemen Siapkan Sanksi Pemecatan
Imigrasi Pamekasan Kukuhkan Desa Omben sebagai Desa Binaan, Perkuat Pencegahan PMI Nonprosedural
Pj Kades Banyukapah Buka Suara Soal Polemik Bansos Misnati, Tegaskan Penyaluran Sesuai Aturan
Jelang Penentuan Pj Sekda Sampang, Tokoh Agama Dorong Choirijah Masuk Bursa Kandidat
Sidang Kasus Rudapaksa Bergilir di Sampang Berlanjut, Enam ABH Kompak Ajukan Pembelaan
TNI Kebut Pembangunan Sumur Bor dan Tandon di Desa Panyepen Sampang
PKS Sampang Tancap Gas Konsolidasi hingga Desa, Targetkan Mesin Partai Makin Solid dan Dekat dengan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:51 WIB

Dua Surat Edaran Tak Digubris, Pengelolaan Sampah Dapur MBG di Sampang Masih Semrawut

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:25 WIB

Imigrasi Pamekasan Kukuhkan Desa Omben sebagai Desa Binaan, Perkuat Pencegahan PMI Nonprosedural

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:26 WIB

Pj Kades Banyukapah Buka Suara Soal Polemik Bansos Misnati, Tegaskan Penyaluran Sesuai Aturan

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:46 WIB

Jelang Penentuan Pj Sekda Sampang, Tokoh Agama Dorong Choirijah Masuk Bursa Kandidat

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:42 WIB

Sidang Kasus Rudapaksa Bergilir di Sampang Berlanjut, Enam ABH Kompak Ajukan Pembelaan

Berita Terbaru