Disporabudpar Sampang Hanya Dapat Anggaran Rp 135 Juta untuk Pembinaan Pelaku Usaha Ekraf

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA — Pelaku usaha ekonomi kreatif cukup banyak di Kabupaten Sampang. Berdasarkan pendataan yang dilakukan Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, total pelaku ekraf mencapai 1.974 orang.

Plt. Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disporabudpar Sampang, Dina Ardiana menyampaikan, ekonomi kreatif merupakan salah satu bagian dari program strategis untuk mengembangkan potensi lokal. Sekaligus, memperkenalkan produk-produk unggulan Sampang ke pasar nasional dan internasional.

“Ekonomi kreatif menjadi tulang punggung baru perekonomian daerah. Melalui bidang ekonomi kreatif ini, kami berharap dapat memfasilitasi pelaku usaha untuk meningkatkan jaringan dan kualitas produk mereka,” ujarnya, Jum’at, (03/01/2025).

Baca juga :  Terseret Ombak, Tiga Warga Kecamatan Sokobanah Tak Terselamatkan

Disporabudpar Sampang sudah melakukan pendataan di berbagai sub sektor ekonomi kreatif. Ada 17 sub sektor yang telah terdata dengan jumlah pelaku usaha mencapai ribuan.

“Total ada 1.974 pelaku usaha ekonomi kreatif hasil pendataan yang kami lakukan dengan 5 sub sektor yang mendominasi,” katanya.

Lima subsektor tersebut meliputi, kriya 868 pelaku usaha, kuliner 459 pelaku usaha dan seni rupa 248 pelaku usaha.

Kemudian, pelaku usaha yang bergerak di bidang musik sebanyak 179, fesyen 107 pelaku usaha, dan 12 sub sektor lainya masih di bawah 50 pelaku usaha.

Baca juga :  348 Peserta Berebut 70 Kursi PPK di Kabupaten Sampang

Dalam rangka mengembangkan ekonomi kreatif, Disporabudpar Sampang mendapat kucuran dana sebesar Rp 135 juta. Anggaran tersebut untuk mendampingi para pelaku usaha dalam mengembangkan produksinya.

“Alhamdulillah tahun ini anggaran kami bertambah walaupun tidak terlalu banyak. Tahun 2024 lalu, Bidang Ekraf mendapatkan anggaran sebesar Rp 100 juta,” terangnya.

Anggaran tersebut tidak hanya untuk menjalankan program bidang Ekraf. Melainkan, juga untuk honor para pendamping yang berjumlah tujuh orang dan digunakan untuk operasional lainnya.

“Anggaran itu masih dibagi beberapa sub kegiatan. Rp 114.970.000 untuk pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan ekraf, juga untuk honor pendamping. Sedangkan Rp 20.030.600 untuk fasilitas pendaftaran kekayaan intelektual (KI),” tandasnya. (san/diend)

Baca juga :  Disporabudpar Sampang Godok Pengembangan Destinasi Wisata

Berita Terkait

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional
Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin
Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal
Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG
Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius
Perbaikan Pipa PDAM di Jalan Kusuma Bangsa Sampang Belum Rampung, Pengendara Diminta Waspada
Iring-iringan Manten Jalan Kaki, Jalur Sampang–Pamekasan Macet Total
Dramatis! Sapi Terperosok ke Sumur di Sampang, Dievakuasi Selamat Setelah 3 Jam 

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:34 WIB

UTM dan Pemkab Sampang Kompak Perjuangkan Trunojoyo Jadi Pahlawan Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 04:31 WIB

Peduli Kesehatan Aparatur, Kantor Pertanahan Sampang Gelar Cek Kesehatan Rutin

Rabu, 15 April 2026 - 06:25 WIB

Aksi Memanas, LBH MADAS Sedarah Desak Pembebasan Terdakwa dan Evaluasi Jaksa Nakal

Selasa, 14 April 2026 - 07:18 WIB

Distribusi MBG di SMPN 1 Sampang Terhenti, Sekolah Tunggu Kepastian dari SPPG

Minggu, 12 April 2026 - 02:57 WIB

Kantor BPP Torjun Kurang Terawat, Pemerintah Diminta Beri Perhatian Serius

Berita Terbaru

Opini

Tak Ada Herder di Bibir Penguasa

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:12 WIB