Dukung Warung Madura, Ketua DPRD Pamekasan Sayangkan Himbauan Kemenkop Larang Buka 24 Jam

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 30 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Himbauan Kementerian Koperasi UKM agar warung Madura tidak beroperasi 24 jam menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan.

Bahkan, Ketua DPRD Pamekasan Halili Yasin ikut serta mengomentari himbauan tersebut. Menurut dia, justru keberadaan warung Madura sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Halili mengatakan, jika dilihat secara seksama, warung Madura yang buka 24 jam sangat bermanfaat. Khususnya, bagi orang yang membutuhkan barang keperluan mendesak di tengah malam.

“Saya justru timbul pertanyaan, apa kira-kira sisi negatif jika warung klontong buka 24 jam, saya kira tidak ada sisi negatifnya,” kata Halili.

Baca juga :  Forkopimda Pamekasan Tinjau Dapur Sehat SPPG, Ketua Dewan Pastikan Program MBG Aman dan Lancar

Politisi PPP itu mengatakan, seharusnya pemerintah tidak tergesa-gesa dalam memutuskan suatu peraturan.

Apalagi, peraturan yang bersentuhan langsung dengan usaha yang dijalankan masyarakat kecil.

“Perlu adanya kajian mendalam dan agar kebijakan yang dibuat oleh pemerintah tidak sampai menimbulkan kontroversial di lingkungan masyarakat,” katanya.

Mantan Ketua DPC PPP Pamekasan itu menyampaikan, dalam membuat peraturan larangan warung Madura buka 24 jam, perlu adanya pendekatan persuasif terhadap pengelola warung.

Bahkan, masyarakat yang sudah berlangganan di toko tersebut juga harus diberi pemahaman berkaitan dasar kebijakan tersebut.

Baca juga :  Korban Dugaan Penganiayaan Kapas Kolpajung Tantang Polres Pamekasan Buka Rekaman CCTV

Tujuannya, agar pemerintah tidak terkesan hanya melakukan tindakan sewenang-wenang dan dianggap tidak pro terhadap masyarakat.

“Intinya tidak boleh grasa-grusu membuat kebijakan, supaya kebijakan yang dibuat pemerintah betul-betul demi kebaikan negara dan disepekati semua lapisan masyarakat,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan
Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan
Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi
Lakukan Penyegelan, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Polisikan Mantan Pengurus Yayasan
Azana Style Front One Hotel Madura Support Anniversary KCM, Bagikan Ratusan Snack Box untuk Peserta Lomba
CCTV Bongkar Aksi Komplotan Pencuri Emas, Dua Perempuan Ditangkap di NTB
Kawal Program MBG, PMMKP Gandeng ACCESS Lakukan Penelitian Anak Usia Dini
Jelang Iduladha, Peternakan Haji Hasan di Teja Timur Diserbu Pembeli Kambing Qurban

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:15 WIB

Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:54 WIB

Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:19 WIB

Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:12 WIB

Lakukan Penyegelan, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Polisikan Mantan Pengurus Yayasan

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:41 WIB

Azana Style Front One Hotel Madura Support Anniversary KCM, Bagikan Ratusan Snack Box untuk Peserta Lomba

Berita Terbaru

Opini

Tak Ada Herder di Bibir Penguasa

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:12 WIB