Bentangkan Kaus Bergambar Prabowo Saat Gus Miftah Bagi-bagi Duit, Karyawan Haji Her Diperiksa Bawaslu

- Jurnalis

Minggu, 7 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

Kantor Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Dugaan money politic yang dilakukan Gus Miftah di gudang tembakau milik Haji Her menyeret banyak pihak.

Selain Haji Her, Bawaslu Pamekasan juga memeriksa saksi lain. Yakni, pria yang terekam membentangkan kaus bergambar Prabowo saat Gus Miftah bagi-bagi uang.

Informasi tersebut disampaikan Haji Her saat menggelar konfrensi pers di Kantor PT Bawang Mas, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (5/1/2024).

Haji Her menjelaskan, kepada Bawaslu dia menyampaikan bahwa aksi bagi-bagi uang itu hal biasa yang dilakukan di gudang tembakau PT Bawang Mas.

Baca juga :  Prabowo - Gibran Menang Telak Versi Sejumlah Lembaga Survei

Dia memastikan, aksi tersebut tidak ada muatan politik. Bahkan, adanya pria yang membentangkan kaus bergambar Prabowo juga diluar kendalinya.

Pria yang membentangkan kaus tersebut juga sudah dimintai keterangan oleh Bawaslu Pamekasan. “Setelah ditanya, kaus tersebut bikin sendiri,” katanya.

Di tempat terpisah, Koordinator Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Pamekasan, Suryadi membenarkan juga meminta keterangan dari karyawan Haji Her.

Pria yang diperiksa sebagai saksi itu berinisial S. Namun, Suryadi enggan membeberkan apa saja keterangan yang diminta dari pria berinisial S tersebut.

“Pria berinisal S ini yang terekam di video pegang kaus bergambar Prabowo,” tukasnya. (diend)

Baca juga :  DPRD Pamekasan Berhasil Pulihkan Status Layanan BPJS Kesehatan, Pelayanan Akan Lebih Maksimal

Berita Terkait

Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan
Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan
Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi
Lakukan Penyegelan, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Polisikan Mantan Pengurus Yayasan
Azana Style Front One Hotel Madura Support Anniversary KCM, Bagikan Ratusan Snack Box untuk Peserta Lomba
CCTV Bongkar Aksi Komplotan Pencuri Emas, Dua Perempuan Ditangkap di NTB
Kawal Program MBG, PMMKP Gandeng ACCESS Lakukan Penelitian Anak Usia Dini
Jelang Iduladha, Peternakan Haji Hasan di Teja Timur Diserbu Pembeli Kambing Qurban

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:15 WIB

Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:54 WIB

Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:19 WIB

Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:12 WIB

Lakukan Penyegelan, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Polisikan Mantan Pengurus Yayasan

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:41 WIB

Azana Style Front One Hotel Madura Support Anniversary KCM, Bagikan Ratusan Snack Box untuk Peserta Lomba

Berita Terbaru

Opini

Tak Ada Herder di Bibir Penguasa

Jumat, 15 Mei 2026 - 04:12 WIB