Tender Proyek Smart Room Sampang Rp 3,4 Miliar Dinilai Janggal, Diduga Terjadi Kongkalikong

- Jurnalis

Kamis, 12 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, KLIKMADURA – Tender proyek pembangunan dan interior smart room Sampang mendapat sorotan. Pasalnya, kegiatan tersebut dinilai janggal dan disinyalir ada kongkalikong antara penyedia sasa dan panitia lelang.

Smart Room baru saja diresmikan oleh Bupati Sampang, H Slamet Junaidi dihadiri oleh jajaran pejabat Kabupaten Sampang. Namun sayangnya, kondisi tembok sudah mulai pecah dan cat mengelupas.

Berdasarkan hasil penelusuran KLIK MADURA di laman resmi LPSE Sampang, proses penawaran lelang hanya turun sekitar 1,9 persen. Yakni, dari nilai harga pagu sementara (HPS) Rp 3.416.776.360.00 ditawar oleh CV Yana dari Bekasi sebesar Rp 3.351.240.445.95.

Baca juga :  Makam Palsu di Bhuju' Kramat Lanceng Sampang Akhirnya Resmi Dibongkar!

“Itu prosesnya lelangnya janggal sekali, disinyalir ada kongkalikong dan diduga ada perbuatan melawan hukum (PMH) antara penyedia jasa dan panitia lelang,” kata Hanafi, Aktivis Ormas ProJo Sampang.

Hanafi menduga proses lelang hanya sebuah sandiwara untuk meloloskan CV Yana dari Bekasi. Tidak heran, kualitas pekerjannya kurang bagus. Dengan demikian, Projo Sampang berencana melaporkan kondisi tersebut ke aparat penegak hukum (APH).

“Akan kami kaji terlebih dahulu dengan tim, jika unsurnya masuk maka akan dilanjut laporan ke aparat penegak hukum dugaan Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN),” tuturnya.

Baca juga :  4.723 Anak Di Pamekasan Putus Sekolah

Sementara itu Bupati Sampang, H Slamet Junaidi saat disinggung oleh wartawan saat Jumpa Pers di Smart Room Sampang, dia enggan menjawab. Haji Idi berdalih berkaitan dengan kualitas gedung bukan tugasnya.

“Soal kualitas bukan tugas kami, karena itu sudah dikontraktualkan. Kami hanya mempersetujui kebijakan, membuat program,” ungkap politisi NasDem itu. (ries/diend)

Berita Terkait

Siap-Siap! Polres Sampang Bakal Terapkan ETLE dan Tilang Manual dalam Operasi Patuh Semeru 2026
Dua SPBU Disanksi, Ojol dan Pedagang di Sampang Cemas BBM Makin Sulit
Dicatut untuk Peras dan Intimidasi Sekolah, PWI Sampang Bakal Tempuh Jalur Hukum
Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan Sekolah, Polres Sampang Sebut Belum Temukan Unsur Kesengajaan
Open Bidding Sekda Sampang Tak Jelas, Perpanjangan SK Pj Sekda Kembali Diusulkan
Lindungi Pekerja Informal, BPJS Ketenagakerjaan Madura Jaring 12 Peserta Baru di Sampang
Pekerja Tewas Tertimpa Rangka Bangunan SDN Komis I Sampang, Kontraktor Bungkam soal K3
Nemor Kara, Pemkab Sampang Gelar Salat Istisqa Meminta Hujan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Siap-Siap! Polres Sampang Bakal Terapkan ETLE dan Tilang Manual dalam Operasi Patuh Semeru 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Dua SPBU Disanksi, Ojol dan Pedagang di Sampang Cemas BBM Makin Sulit

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Dicatut untuk Peras dan Intimidasi Sekolah, PWI Sampang Bakal Tempuh Jalur Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan Sekolah, Polres Sampang Sebut Belum Temukan Unsur Kesengajaan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Open Bidding Sekda Sampang Tak Jelas, Perpanjangan SK Pj Sekda Kembali Diusulkan

Berita Terbaru