LPI ABFA Pamekasan Gelar Raker, Bangun Integritas Tenaga Pendidik

- Jurnalis

Minggu, 13 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KHIDMAT: Ketua Yayasan Al-Faqih Muhammad Bilfaqih, S.Sos menghadiri raker dan pelantikan Kepsek di LPI Abfa Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

KHIDMAT: Ketua Yayasan Al-Faqih Muhammad Bilfaqih, S.Sos menghadiri raker dan pelantikan Kepsek di LPI Abfa Pamekasan. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Lembaga Pendidikan Islam (LPI) ABFA Pamekasan menggelar rapat kerja (raker) bagi para guru yang berada di bawah naungan Yayasan Al-Faqih.

Raker tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan integritas tenaga pendidik yang juga melantik enam kepala sekolah di masing-masing tingkatan.

Ketua Yayasan Al-Faqih Muhammad Bilfaqih, S.Sos didampingi Penasihat Yayasan Al-Faqih Dr. Moh. Subhan, MA menyampaikan, raker tersebut dilaksanakan setiap tahun menjelang tahun ajaran baru.

Sekaligus, melantik enam kepala sekolah di seluruh tingkatan lembaga pendidikan. Mulai dari PAUD, SDIT, MTs, SMPIT, Madin Ula dan Madin Wustho.

Baca juga :  Kadisdikbud Pamekasan: Update Informasi Seputar Madura, Klik Saja Klik Madura

“Sekarang ini, kegiatan untuk mempersiapkan hal-hal yang bersifat emosional dan juga teknis pembelajaran. Karena guru itu harus kelihatan menarik, ramah dan memiliki akhlak yang bagus,” jelasnya.

Pria yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Darul Qur’an Al-Faqih itu mengungkapkan, semua guru harus ramah. Terlebih saat pertama kali berhadapan dengan murid baru sehingga yang ada di ingatan para murid guru-gurunya memiliki persepsi yang positif.

Tak hanya itu, integritas dari para guru juga menjadi acuan di lembaga pendidikan Islam ini. Terlebih pola kolaborasi antara sekolah, guru dan wali murid harus sejalan dan menghadirkan pola komunikasi yang baik.

Baca juga :  Tak Mampu Kendalikan Syahwat, Residivis Asal Prenduan Sumenep Perkosa Perempuan saat Cuci Piring

“Karena kita ini sama-sama saling membutuhkan, jadi pola kolaborasi ini harus tetap terjalin dengan baik,” tegas Muhammad Bilfaqih.

Pria yang juga menjabat Rois Pengurus Wilayah Jatma Aswaja Jawa Timur itu mengatakan, program yang menjadi unggulan di lembaga pendidikan tersebut adalah teknologi berbasis keagamaan.

Masing-masing murid kelas IV sampai VI saat belajar menggunakan laptop, mulai dari ujian hingga absensi kehadiran sehingga para wali murid bisa mengontrol hal tersebut.

Tak hanya itu, biaya pendidikan yang tergolong ramah dan murah sangat cocok menjadi pilihan para orang tua. Terlebih, anak kurang mampu dan yatim dengan mendapatkan beasiswa dari pihak Yayasan Al-Faqih.

Baca juga :  UIN Madura Jalani Asesmen Akreditasi BAN-PT, Target Jadi World Class University Tahun 2046

“Ini semua kami lakukan dalam rangka membantu negara dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tentu Yayasan sejak awal memiliki cita-cita perihal tingkatan pendidikan sampai ke perguruan tinggi. Mohon doanya semua,” tukasnya. (enk/pen)

Berita Terkait

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan
Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen
38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas
Musholla Milik Lansia di Kecamatan Waru Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Penanganan Dugaan Perusakan Mangrove Jalan di Tempat, PPLH Madura Raya Pertanyakan Keseriusan Polres Pamekasan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:21 WIB

Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:55 WIB

Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen

Berita Terbaru