PAMEKASAN || KLIKMADURA – Wakil Bupati Pamekasan, H. Sukriyanto, berharap Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Mahasiswa Bata-Bata (DPW IMABA) Pamekasan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah.
Harapan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus DPW IMABA Pamekasan periode 2026–2027 di Aula UIN Madura, Sabtu (7/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Kak Sukri itu menegaskan bahwa menjadi bagian dari kepengurusan organisasi bukan sekadar mendapatkan jabatan, melainkan menerima amanah dan tanggung jawab besar.
Terlebih, IMABA merupakan organisasi berbasis pesantren yang diharapkan mampu melahirkan kader berkarakter Ahlussunnah wal Jamaah serta memiliki kapasitas menghadapi tantangan zaman.
Sukri menilai, mahasiswa memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui gagasan, pemikiran kritis, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan sosial.
Karena itu, kepengurusan baru IMABA diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah sekaligus memberikan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan Kabupaten Pamekasan.
“Juga sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan daerah, dan kami selaku bagian dari Pemkab Pamekasan kepada pimpinan yang baru sangat berharap besar bisa membersamai kami untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
Dia juga menyatakan kesiapannya untuk terus membersamai kader IMABA dalam berbagai kegiatan organisasi maupun kemahasiswaan.
Menurutnya, mahasiswa harus mampu menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah dan program pembangunan dengan menyampaikan kritik yang objektif serta didukung data dan kajian yang memadai.
Sukri menegaskan, kritik konstruktif merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan yang lebih baik. Dia berharap IMABA tidak hanya hadir sebagai organisasi yang menyampaikan kritik.
Tetapi, juga mampu menawarkan solusi dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan daerah.
“Saya ini anggota IMABA, dan sudah ditetapkan sebagai anggota kehormatan IMABA. Dengan itu saya memandang IMABA ini sebagai aset daerah, jadi ayo bersama-sama membangun Kabupaten Pamekasan yang lebih baik lagi,” ujar mantan Kepala Desa Blaban tersebut.
Lebih lanjut, Sukri mendorong pengurus baru agar memperkuat tradisi intelektual melalui kajian-kajian produktif serta program kerja yang memberikan manfaat bagi seluruh kader.
Dia meyakini, organisasi yang memiliki kaderisasi kuat dan arah gerakan jelas akan mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas.
Sukri juga memastikan Pemkab Pamekasan terbuka terhadap berbagai gagasan dan inisiatif yang disampaikan kalangan mahasiswa.
Dia menegaskan, pemerintah siap membuka ruang dialog apabila IMABA membawa gagasan, membangun kolaborasi ketika menghadirkan solusi, serta berjalan bersama dalam semangat persatuan.
“Kuat dalam kaderisasi, matang secara intelektual dan santun dalam komunikasi,” tandasnya. (enk/nda)














