Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disdikbud Pamekasan Basri Yulianto foto bersama Peserta FTBI tingkat Provinsi Jawa Timur jenjang SD usai penerimaan penghargaan, pada Rabu (21/10/2026 di Balai Besar Bahasa Jawa Timur. (ISTIMEWA)

Kepala Disdikbud Pamekasan Basri Yulianto foto bersama Peserta FTBI tingkat Provinsi Jawa Timur jenjang SD usai penerimaan penghargaan, pada Rabu (21/10/2026 di Balai Besar Bahasa Jawa Timur. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebanyak 14 siswa jenjang SD dan SMP Kabupaten Pamekasan berhasil menorehkan prestasi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Jawa Timur.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus bukti bahwa generasi muda masih memiliki semangat untuk mempelajari dan melestarikan bahasa Madura.

Penghargaan tersebut diterima dalam ajang FTBI tingkat Provinsi Jawa Timur pada Rabu (21/10/2026) di Balai Besar Bahasa Jawa Timur. Sebanyak 14 siswa yang mewakili Kabupaten Pamekasan itu mengikuti tujuh kategori lomba, masing-masing tujuh siswa dari jenjang SD dan tujuh siswa dari jenjang SMP.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Basri Yulianto, mengaku bersyukur atas capaian para siswa tersebut. Menurutnya, seluruh peserta berhasil membawa pulang penghargaan dari kategori lomba yang mereka ikuti.

Baca juga :  Musim Hujan, Jalan Berlubang di Desa Karduluk, Sumenep Mendadak "Jadi Kolam Ikan"

“Alhamdulillah semuanya menang, dari semua lomba yang mereka ikuti. Untuk tingkat kejuaraannya juga beragam,” ungkap Basri.

Pada jenjang SD, siswa Pamekasan meraih juara pertama dalam kategori cerpen berbahasa Madura dan pidato. Sementara itu, kategori carakan Madura dan komedi masing-masing meraih juara kedua, mendongeng meraih harapan pertama, nembang harapan kedua, serta puisi harapan ketiga.

Prestasi juga diraih siswa jenjang SMP dengan hasil yang membanggakan. Mereka meraih juara pertama pada kategori pidato, juara kedua untuk cerpen berbahasa Madura dan carakan Madura, serta juara ketiga pada kategori puisi dan mendongeng.

Baca juga :  Innalillah!! Rektor Universitas Madura Dr. Faisal Estu Yulianto Wafat

Adapun kategori komedi jenjang SMP meraih harapan pertama, sedangkan kategori nembang memperoleh harapan ketiga. Capaian tersebut menunjukkan bahwa para siswa mampu bersaing dalam berbagai bidang seni, sastra, dan keterampilan berbahasa Madura.

“Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami karena anak-anak didik bisa membawa pulang prestasi terbaik,” kata Basri.

Alumnus Universitas Udayana tersebut menegaskan, FTBI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pelestarian bahasa ibu di Jawa Timur. Karena itu, Disdikbud Pamekasan terus mendorong penguatan pembelajaran bahasa Madura melalui kebijakan muatan lokal di sekolah.

Baca juga :  Disdikbud Pamekasan Tak Punya Data Akreditasi SMP

Basri menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan juga telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) terkait muatan lokal bahasa Madura sebagai bagian dari komitmen pelestarian bahasa daerah.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperkuat revitalisasi bahasa Madura melalui pembelajaran yang terintegrasi dalam mata pelajaran di sekolah.

“Ini bentuk komitmen kami dan strategi kami dalam melestarikan bahasa Madura,” pungkasnya.

Melalui prestasi di FTBI tingkat provinsi tersebut, Pemkab Pamekasan berharap semakin banyak generasi muda yang mengenal, mencintai, dan menggunakan bahasa Madura.

Upaya pelestarian bahasa ibu dinilai penting agar warisan budaya daerah tetap hidup dan diteruskan kepada generasi berikutnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi
Sarungan di Kampus, UIM Teguhkan Identitas Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Wajibkan Bahasa Madura Diajarkan di Sekolah, Disdikbud Pamekasan Raih Penghargaan dari Balai Bahasa Jatim
Dishub Pamekasan Usulkan Rp 1,2 Miliar untuk Pengadaan PJU di Empat Titik

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:18 WIB

HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Berita Terbaru