PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pembangunan Rumah Sakit Daerah atau RSD Mohammad Noer Provinsi Jawa Timur di Jalan Trunojoyo, Pamekasan, terus berlanjut. Proyek yang dibangun secara bertahap itu kini memasuki pengerjaan gedung D dan ditargetkan rampung pada 2026.
Per Juli lalu, pembangunan gedung D mulai dikerjakan sebagai tahap lanjutan pembangunan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut.
Plt Direktur RSD Mohammad Noer Provinsi Jawa Timur dr. Waritsah Sukarjiyah mengatakan, pembangunan gedung D saat ini berada pada tahap pengerjaan arsitektur bangunan. Pihaknya optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target tahun ini.
“Iya masih tahap pembangunan gedung D. Insya Allah tahun ini bisa selesai,” ungkapnya.
Anggaran pembangunan gedung D mencapai sekitar Rp70 miliar. Nilai tersebut juga mencakup pembangunan jembatan dan penataan lanskap di kawasan rumah sakit.
Sementara itu, pembangunan jembatan masih berada pada tahap pengadaan dan mendatangkan material konstruksi.
Waritsah berharap seluruh pekerjaan dapat segera diselesaikan tahun ini, termasuk proses pengurusan izin operasional. Dengan demikian, pelayanan kesehatan di RSD Mohammad Noer Provinsi Jawa Timur dapat segera berjalan secara optimal.
“Karena mau bagaimanapun pelayanan kepada masyarakat selalu kami utamakan. Seperti programnya Gubernur tentang pelayanan kesehatan bergerak di daerah, khususnya kepualaun Sumenep. Kami ingin RSD M. Noer ini juga bisa menjangkau seluruh kabupaten di Madura,” ujarnya.
Pembangunan RSD Mohammad Noer dilakukan melalui beberapa tahapan. Gedung A dibangun pada 2024, kemudian pembangunan gedung B dan C diselesaikan pada 2025.
Tahap berikutnya adalah pembangunan gedung D yang ditargetkan rampung pada 2026.
Secara keseluruhan, lahan RSD Mohammad Noer memiliki luas sekitar enam hektare. Bangunan rumah sakit menempati sekitar empat hektare, sedangkan sisa lahan direncanakan untuk pembangunan ruang terbuka hijau atau RTH.
Pembangunan rumah sakit baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pasien dan keluarganya. Selain itu, keberadaan fasilitas baru juga diharapkan dapat menunjang peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
“Semoga dengan perpindahan kami nantinya dapat memberikan kenyamanan kepada pasien dan keluarga pasien, juga pelayanan kami semoga bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (enk/nda)














