Lapas Narkotika Pamekasan Deteksi Dini TBC, 200 Warga Binaan Jalani Skrining

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Lapas Narkotika Kelas II-A Pamekasan foto bersama tim medis dan warga binaan menjelang skrining. (KLIKMADURA)

Perwakilan Lapas Narkotika Kelas II-A Pamekasan foto bersama tim medis dan warga binaan menjelang skrining. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Upaya mencegah penyebaran tuberkulosis di lingkungan pemasyarakatan terus dilakukan. Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan menggelar tracing tuberkulosis atau TBC terintegrasi melalui Program Cek Kesehatan Gratis pada Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Puskesmas Teja, Stop TB Partnership Indonesia, serta Yayasan Yabisha. Sebanyak 200 peserta mengikuti skrining kesehatan, terdiri atas 20 pegawai dan 180 warga binaan.

Skrining diprioritaskan bagi warga binaan yang baru masuk ke Lapas Narkotika Pamekasan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini sekaligus pencegahan penyebaran penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan.

Baca juga :  KOHATI Pamekasan Gembleng Kader Jadi Pemimpin Andal Lewat Public Speaking Class

Pemeriksaan dilakukan secara bertahap. Peserta menjalani registrasi dan verifikasi, pemeriksaan kesehatan dasar serta skrining gejala, pemeriksaan rontgen thorax, pemeriksaan dokter dan tindak lanjut, pencatatan dan pelaporan, hingga pemberian makanan tambahan.

“Melalui pemeriksaan tersebut, setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus menjalani deteksi dini terhadap kemungkinan adanya gejala maupun indikasi tuberkulosis,” ungkap Kalapas Narkotika Pamekasan Kusnan.

Ia mengatakan, pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan maupun pegawai. Menurutnya, kesehatan menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan lapas yang aman, sehat, dan produktif.

Baca juga :  Kasus Asusila Libatkan Siswa SMPN 1 Larangan Belum Dipastikan Bisa RJ

“Kami sangat mendukung kegiatan tracing tuberkulosis terintegrasi ini. Kesehatan warga binaan dan pegawai merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan lapas yang aman, sehat, dan produktif. Melalui deteksi dini dan pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh, kami berharap potensi penularan TBC dapat dicegah dan setiap temuan dapat segera ditindaklanjuti,” kata Kusnan.

Pelaksanaan tracing TBC terintegrasi tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara jajaran pemasyarakatan dan sektor kesehatan. Kolaborasi itu diarahkan untuk memperkuat deteksi dini, pencegahan, serta penanganan tuberkulosis di lingkungan Lapas Narkotika Pamekasan.

Baca juga :  Berantas Judi Online dan Narkoba, Kapolres Pamekasan Ajak Seluruh Element Lakukan Tindakan Preventif

Kusnan berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran warga binaan dan pegawai mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan. Dengan demikian, lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat dapat terus diwujudkan.

Kabid P2P Dinkes Pamekasan Avira Sulistiyawati mengatakan, skrining kesehatan di lingkungan lapas merupakan langkah penting dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan TBC.

“Skrining ini merupakan langkah deteksi dini yang sangat penting, khususnya di lingkungan lapas yang memiliki karakteristik khusus. Dengan pemeriksaan secara terintegrasi, kita dapat menemukan apabila terdapat indikasi TBC lebih awal sehingga dapat segera dilakukan tindak lanjut dan mencegah penularan,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Dua Saksi Diperiksa Polisi, Kasus Dugaan Pengrusakan Segel TK ABA IV Pamekasan Terus Bergulir
Pembangunan Gedung D RSD Mohammad Noer Pamekasan Mulai Digarap, Target Rampung Tahun Ini
Raperda Pemdes Mulai Dibahas, DPRD Pamekasan Bentuk Pansus
Di Hadapan Ratusan Mahasiswa Baru, Rektor UIM Sebut Ilmu Tanpa Adab Tak Cukup
PKKMB Visioner 2026, Ratusan Mahasiswa Baru UIM Didorong Jadi Generasi Berilmu dan Beradab
Perda Pertanggungjawaban APBD Pamekasan Tahun 2025 Resmi Ditetapkan, Sejumlah Catatan Jadi Evaluasi
Harga Tembakau Turun, DPRD Pamekasan Ingatkan Pengusaha Soal BPP
Edy Gelora Nilai BPS Terlalu Kaku Menilai Aset Fisik, Minta Jalur Sanggah DTSEN Diperkuat

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WIB

Dua Saksi Diperiksa Polisi, Kasus Dugaan Pengrusakan Segel TK ABA IV Pamekasan Terus Bergulir

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Pembangunan Gedung D RSD Mohammad Noer Pamekasan Mulai Digarap, Target Rampung Tahun Ini

Rabu, 9 September 2026 - 13:42 WIB

Lapas Narkotika Pamekasan Deteksi Dini TBC, 200 Warga Binaan Jalani Skrining

Rabu, 9 September 2026 - 13:18 WIB

Raperda Pemdes Mulai Dibahas, DPRD Pamekasan Bentuk Pansus

Selasa, 8 September 2026 - 10:39 WIB

Di Hadapan Ratusan Mahasiswa Baru, Rektor UIM Sebut Ilmu Tanpa Adab Tak Cukup

Berita Terbaru