Kapolresta Sumenep Temui PMII dan KOPRI, Perkuat Kolaborasi Tangani Kekerasan Seksual

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu saat berbincang dengan pengurus PC PMII dan Kopri Sumenep. (DOK. KLIKMADURA)

Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu saat berbincang dengan pengurus PC PMII dan Kopri Sumenep. (DOK. KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu melakukan silaturahmi dengan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sumenep dan KOPRI PC PMII Sumenep.

Pertemuan yang berlangsung di Rumah Sahabat PMII Sumenep, Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB itu membahas sejumlah persoalan sosial, termasuk perlindungan perempuan dan anak.

Silaturahmi tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan organisasi mahasiswa. Salah satu isu yang mendapat perhatian adalah penanganan serta pencegahan kekerasan seksual di Kabupaten Sumenep.

Dalam pertemuan itu, Kapolresta Sumenep menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang berkaitan dengan kekerasan seksual.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

Baca juga :  Ketua DPC Gerindra Pamekasan Ajak Masyarakat Madura Tagih "Hutang" Prabowo

“Kami dari Polresta Sumenep siap untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan PMII dan KOPRI dalam upaya pencegahan maupun penanganan persoalan kekerasan seksual. Persoalan ini tentu tidak dapat diselesaikan oleh kepolisian sendiri, sehingga dibutuhkan kerja sama dan keterlibatan semua pihak,” ujarnya.

KOPRI PC PMII Sumenep turut menyampaikan perhatian terhadap persoalan kekerasan seksual, terutama terkait pemenuhan hak korban. Perlindungan, pendampingan, dan akses terhadap keadilan dinilai perlu menjadi bagian penting dalam setiap penanganan kasus kekerasan seksual.

Selain penanganan kasus, upaya pencegahan juga dinilai harus diperkuat. Edukasi kepada masyarakat serta keterlibatan organisasi mahasiswa dan berbagai elemen lainnya dianggap penting untuk membangun kesadaran mengenai perlindungan perempuan dan anak.

Baca juga :  Dua Hari Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Lokasi di Sumenep Tergenang

Ketua KOPRI PC PMII Sumenep Yuliyana Putri menyambut baik komitmen dan keterbukaan Polresta Sumenep dalam membangun komunikasi serta kolaborasi. Menurutnya, pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga dapat menjadi awal kerja bersama.

“Bagi kami, silaturahmi ini bukan hanya menjadi ruang untuk berdiskusi, tetapi juga menjadi awal dari kerja bersama. KOPRI berharap persoalan kekerasan seksual dapat ditangani secara serius, dengan tetap memastikan korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan. Kami juga terbuka untuk membangun kolaborasi dengan Polresta melalui program-program KOPRI ke depan,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ariek juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam berbagai program KOPRI PC PMII Sumenep. Kolaborasi tersebut terutama diarahkan pada kegiatan edukasi, perlindungan perempuan dan anak, serta isu sosial kemasyarakatan.

Baca juga :  38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas

Sinergi antara kepolisian dan organisasi mahasiswa dinilai penting untuk memperluas ruang edukasi sekaligus memperkuat respons terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.

Dengan komunikasi yang terbangun, berbagai persoalan diharapkan dapat ditangani secara lebih cepat dan melibatkan banyak pihak.

Pertemuan tersebut kemudian ditutup dengan komitmen untuk menjaga komunikasi dan menindaklanjuti peluang kerja sama melalui program-program konkret.

Kolaborasi Polresta Sumenep, PC PMII Sumenep, dan KOPRI diharapkan dapat ikut menciptakan lingkungan yang lebih aman, khususnya bagi perempuan dan anak di Kabupaten Sumenep. (nda)

Berita Terkait

Berkat Sentuhan OJK, Pelaku UMKM Makin Cakap Kelola Keuangan dan Mampu Buka Lapangan Pekerjaan
Layani 534 Calon Jamaah Haji, Imigrasi Pamekasan Jemput Bola Urus Paspor Elektronik di Sumenep
Hadapi Derasnya Arus Informasi, SMSI Sumenep Bekali Puluhan Guru Ilmu Jurnalistik
Temmo Kerrong, Merajut Sinergi Pariwisata Empat Kabupaten di Madura
Diduga Cabuli Siswi, Oknum Guru di Kangean Dilaporkan ke Polisi
Sempat Hilang Dua Hari, Perempuan 62 Tahun Ditemukan Meninggal
Toko Kelontong Bangselok Kedapatan Simpan Puluhan Botol Miras, Satresnarkoba Sumenep Turun Tangan
Warga Temukan Mayat di Pinggir Pantai Pakandangan Barat, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 06:56 WIB

Berkat Sentuhan OJK, Pelaku UMKM Makin Cakap Kelola Keuangan dan Mampu Buka Lapangan Pekerjaan

Senin, 28 September 2026 - 04:42 WIB

Layani 534 Calon Jamaah Haji, Imigrasi Pamekasan Jemput Bola Urus Paspor Elektronik di Sumenep

Sabtu, 26 September 2026 - 11:04 WIB

Hadapi Derasnya Arus Informasi, SMSI Sumenep Bekali Puluhan Guru Ilmu Jurnalistik

Sabtu, 26 September 2026 - 03:33 WIB

Temmo Kerrong, Merajut Sinergi Pariwisata Empat Kabupaten di Madura

Jumat, 25 September 2026 - 08:35 WIB

Diduga Cabuli Siswi, Oknum Guru di Kangean Dilaporkan ke Polisi

Berita Terbaru