Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu korban iming-iming kerja ke Malaysia saat menyampaikan kronologi kejadian. (KLIKMADURA)

Salah satu korban iming-iming kerja ke Malaysia saat menyampaikan kronologi kejadian. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Belasan warga Kabupaten Sampang mengaku menjadi korban dugaan penipuan berkedok pemberangkatan tenaga kerja ke Malaysia. Mereka mengklaim telah menyetorkan uang jutaan rupiah kepada seorang oknum aktivis berinisial A, tetapi hingga kini tak kunjung diberangkatkan.

Para korban mengaku tergiur setelah dijanjikan pekerjaan di Malaysia dengan proses keberangkatan yang disebut dapat diurus. Namun, mereka mengaku tidak mengetahui apakah program yang ditawarkan tersebut merupakan skema resmi atau bukan.

Salah seorang korban, Ilyas, mengatakan mayoritas korban berasal dari Desa Aeng Sareh, Kabupaten Sampang. Selain itu, terdapat pula korban dari Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan yang mengaku mengalami kejadian serupa.

Baca juga :  Kuasa Hukum Sebut Penahanan Anggota DPRD Kabupaten Sampang Aulia Rahman Tak Prosedural

“Setelah kami telusuri, ternyata pelaku diduga memiliki rekam jejak melakukan penipuan dengan modus serupa. Karena itu kami menduga masih ada korban lain yang belum berani melapor,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan para korban, uang yang diserahkan kepada terduga pelaku bervariasi, mulai Rp7 juta hingga Rp17 juta per orang. Dana tersebut dibayarkan dengan harapan dapat segera diberangkatkan untuk bekerja di Malaysia.

Namun, setelah seluruh biaya diserahkan, jadwal keberangkatan disebut terus mengalami penundaan. Para korban mengaku pelaku berulang kali menyampaikan berbagai alasan hingga akhirnya keberadaannya tidak lagi diketahui.

Baca juga :  Siswa SDN Gulbung 4 Terpaksa Belajar di Gubuk, Disdik Sampang Terkesan Berpangku Tangan

Hingga kini, para korban mengaku belum mengetahui keberadaan terduga pelaku. Mereka berencana menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan penipuan tersebut kepada aparat penegak hukum agar kasus itu dapat diusut secara tuntas.

Berdasarkan jumlah korban yang telah terdata dan nominal uang yang telah disetorkan, total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Nilai tersebut masih berpotensi bertambah apabila nantinya ditemukan korban lain yang belum melapor. (ali/nda)

Berita Terkait

Hasil Audit BPK Temukan Pekerjaan Proyek Puskesmas Karang Penang Rp7,4 Miliar Tak Sesuai RAB
Hadiah Juara Gerak Jalan HUT RI di Sampang Belum Diserahkan, Pemenang Menunggu Kepastian
Proyek Jalan Rusak Sebelum Serah Terima, Plt Kepala Dinas PUPR Sampang Pilih Bungkam
Proyek Drainase Rp149,3 Juta di Kelurahan Karang Dalam Disorot, LP3D Pertanyakan Spesifikasi U-Ditch
Uang Parkir Terus Dipungut, PAD TKP Sampang Baru 31,8 Persen
Parkir Pasar Sri Mangunan Disorot, Warga Bayat Tapi Tak Dapat Karcis
Sampang Berpeluang Dapat DBH Migas dari Lapangan Hidayah, Radius Sumur Masuk 4 Mil Laut
Tragis, Balita 4 Tahun di Bluuran Sampang Tenggelam di Kolam Penampungan Air Tembakau

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Hasil Audit BPK Temukan Pekerjaan Proyek Puskesmas Karang Penang Rp7,4 Miliar Tak Sesuai RAB

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Proyek Jalan Rusak Sebelum Serah Terima, Plt Kepala Dinas PUPR Sampang Pilih Bungkam

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Proyek Drainase Rp149,3 Juta di Kelurahan Karang Dalam Disorot, LP3D Pertanyakan Spesifikasi U-Ditch

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 04:17 WIB

Uang Parkir Terus Dipungut, PAD TKP Sampang Baru 31,8 Persen

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:32 WIB

Parkir Pasar Sri Mangunan Disorot, Warga Bayat Tapi Tak Dapat Karcis

Berita Terbaru