Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Sejumlah orang mengaku perwakilan ormas mendatangi Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang. Mereka mempertanyakan terkait isu dugaan pengadaan 14 unit mobil operasional untuk puskesmas.

Menurut data dari para aktivis tersebut, harga untuk masing-masing kendaraan yang akan dibeli senilai Rp434 juta per unit. Namun, setelah diklarifikasi, program pengadaan 14 unit mobil itu dipastikan tidak tercantum dalam perencanaan Dinkes.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang dengan tegas membantah kabar tersebut. Bahkan, ia mengaku heran dengan munculnya informasi yang menyebut Dinkes akan mengadakan kendaraan operasional untuk 14 puskesmas.

Baca juga :  Baranusa Klaim Prabowo-Gibran Raup 56 Persen Suara di Madura

“Saya heran itu kabar dari mana. Sekali lagi, itu kabar tidak benar. Tahun ini tidak ada pengadaan mobil operasional,” tegasnya saat dikonfirmasi.

Berdasarkan data resmi Dinkes Kabupaten Sampang, pengadaan kendaraan pada tahun ini hanya mencakup dua unit mobil ambulans. Kendaraan tersebut masing-masing dialokasikan untuk Kecamatan Tambelangan dan Kecamatan Sreseh guna mendukung pelayanan kesehatan.

Di sisi lain, seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku memperoleh informasi bahwa beberapa hari sebelumnya diduga terjadi pertemuan antara pihak yang disebut berasal dari Dinkes Sampang dengan pihak ketiga.

Baca juga :  Aksi Nyata Jaga Pesisir, Perhutani dan Nelayan Tanam Mangrove hingga Tebar Bibit Bandeng

Menurut sumber tersebut, dalam pertemuan itu dibahas rencana pengadaan mobil operasional puskesmas untuk 14 kecamatan menggunakan kendaraan bermerek Toyota Rush atau Toyota Avanza Veloz dengan nilai sekitar Rp434 juta per unit.

Namun, informasi dari sumber tersebut belum dapat diverifikasi secara utuh. Dinkes Kabupaten Sampang juga telah membantah informasi tersebut dan menegaskan tidak ada dokumen resmi yang menunjukkan adanya program pengadaan dimaksud.

Perbedaan antara informasi yang beredar dengan data resmi Dinkes menunjukkan bahwa klaim tersebut belum didukung bukti maupun dokumen pengadaan yang sah.

Baca juga :  Menang Pilkada Sampang Versi Hitung Cepat, Haji Idi: Jangan Euforia, Kawal Suara Kita!

Hingga berita ini ditulis, Dinkes tetap mengacu pada dokumen resmi pengadaan yang berlaku, sementara isu pengadaan 14 unit mobil operasional masih sebatas klaim yang belum terverifikasi. (ali/nda)

Berita Terkait

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang
25.703 RTLH Menunggu Perbaikan, Pemkab Sampang Hanya Mampu Rehabilitasi 19 Rumah
Pemkab Sampang Tegaskan Pertamini Dilarang Jual BBM Subsidi, Pengawasan Distribusi Diperketat
Beli BBM Subsidi Pakai Jeriken Tak Melanggar, Asal Kantongi Surat Rekomendasi

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Rabu, 8 Juli 2026 - 00:28 WIB

PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses

Senin, 6 Juli 2026 - 10:35 WIB

Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

Berita Terbaru