Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan SPMB SMAN Pademawu Pamekasan beberapa waktu lalu (ISTIMEWA).

Kegiatan SPMB SMAN Pademawu Pamekasan beberapa waktu lalu (ISTIMEWA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di jenjang SMA negeri di Kabupaten Pamekasan menyisakan persoalan. Dari sembilan SMAN yang mengikuti SPMB, empat sekolah masih belum mampu memenuhi kuota penerimaan siswa baru.

Berdasarkan data Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur Wilayah Pamekasan, SMAN Pakong menjadi sekolah dengan kekurangan kuota terbanyak. Dari pagu 72 siswa, sekolah tersebut baru memperoleh 33 siswa sehingga masih menyisakan 39 kursi.

Sementara itu, SMAN 5 Pamekasan hanya menerima 56 siswa dari kuota 72 orang atau masih kekurangan 16 siswa. Kemudian SMAN Galis baru memperoleh 74 siswa dari pagu 108, sehingga masih tersisa 34 kuota.

Baca juga :  Bunda Zaenab Baca Puisi pada Malam Pagelaran Seni dan Budaya Lesbumi PCNU Bangkalan

Adapun SMAN Pademawu juga belum memenuhi target penerimaan siswa baru. Dari kuota 180 siswa, jumlah yang diterima baru mencapai sekitar 120 siswa berdasarkan data Cabdindik.

Kepala Seksi SMA/PK-PLK Cabdindik Jawa Timur Wilayah Pamekasan, Khairil Hidayat, mengatakan belum terpenuhinya kuota dipengaruhi tingginya minat calon siswa terhadap sekolah-sekolah favorit di Pamekasan.

“Kendalanya iya karena memang kekurangan siswa, karena rata-rata mereka memilih di SMAN 1, 2, 3 dan juga SMAN 4,” ujarnya.

Menurut Khairil, Cabdindik telah melakukan berbagai upaya, termasuk visitasi ke seluruh SMAN di Pamekasan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendorong setiap sekolah memiliki inovasi dan karakter yang menjadi daya tarik bagi calon peserta didik.

Baca juga :  Kunjungi Penderita Stroke yang Hidup Sebatang Kara, Bupati Pamekasan Jamin Kebutuhan Dasar dan Kesehatan

“Bahkan kami beserta Pak Kacabdindik memberikan beberapa contoh kepada masing-masing satuan pendidikan perihal inovasi itu. Semoga ke depannya bisa lebih baik,” katanya.

Kepala SMAN Pademawu, Siti Alif Naini Amaliyah, membenarkan kuota sekolahnya belum terpenuhi. Berdasarkan data terbaru di sistem SPMB Jatim 2026, jumlah pendaftar di sekolah yang dipimpinnya mencapai 123 siswa dari pagu 180 siswa atau lima rombongan belajar.

Menurut Alif, ada beberapa faktor yang menyebabkan kuota belum terpenuhi. Di antaranya berkurangnya jumlah lulusan SMP di wilayah sekitar, kedekatan zonasi dengan sejumlah SMAN lain, hingga banyaknya lulusan MTs negeri yang memilih melanjutkan pendidikan ke MAN.

Baca juga :  27 Siswa SDN Jungcangcang 1 Keracunan Snack, Dinkes Pamekasan Turun Tangan

“Dan juga banyaknya lulusan MTs Negeri yang lanjut ke MAN. Iya hingga kemarin Senin (29/6/2026) pemenuhan pagu selesai di SMAN Pademawu hanya terpenuhi 123 siswa, semoga tahun berikutnya pagu yang sudah ditentukan bisa kami penuhi dengan menciptakan inovasi-inovasi baru,” tandasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik
Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan
Penetapan 30 Siswa Baru SRMP Pamekasan Belum Final, Masih Tunggu SK Bupati
Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian
Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat
Dandim Pamekasan Resmikan Jembatan Garuda, Perkuat Akses Warga dan Dongkrak Ekonomi Desa

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:12 WIB

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:41 WIB

Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:22 WIB

Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian

Senin, 29 Juni 2026 - 14:38 WIB

Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat

Berita Terbaru