Perlindungan Pekerja SPPG di Pamekasan Disorot, Belum Satu pun Terdaftar BPJS Kesehatan

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari saat diwawancara sejumlah media di pendopo ronggosukowati Pamekasan. (MOHAMMAD IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari saat diwawancara sejumlah media di pendopo ronggosukowati Pamekasan. (MOHAMMAD IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Perlindungan terhadap pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pamekasan menjadi sorotan. Pasalnya, dari total 128 SPPG yang saat ini beroperasi, belum satu pun pekerjanya terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari menjelaskan bahwa hingga kini pihaknya masih menunggu koordinasi dengan koordinator wilayah SPPG untuk pelaksanaan sosialisasi. Menurutnya, langkah awal tersebut penting sebelum proses pendaftaran kepesertaan dilakukan.

“Sejauh ini belum ada satu pun SPPG yang mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS Kesehatan. Sebelum pendaftaran, harus dilakukan sosialisasi terlebih dahulu untuk pengecekan data. Kami juga harus memastikan apakah pekerja yang akan didaftarkan sudah terdaftar JKN atau belum,” katanya.

Baca juga :  Prof. Kosim Sebut Tak Ada Pemkab yang Benar-benar Serius Dukung Madura Provinsi

Galih mengatakan, bagi pekerja SPPG yang belum terdaftar JKN akan didorong agar segera menjadi peserta. Sementara bagi yang sudah terdaftar, kepesertaannya tetap dipertahankan tanpa perubahan.

“Prioritas kami saat ini adalah pekerja SPPG yang belum tercover BPJS atau kepesertaannya nonaktif. Mereka sebenarnya bisa dialihkan menjadi peserta Bukan Penerima Upah (BPU) secara kolektif agar dapat mengurangi beban pemerintah daerah,” ucapnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Pamekasan, Hariyanto Rahmansyah Tri Arif belum membuahkan hasil. Panggilan telepon maupun pesan singkat melalui WhatsApp yang dikirimkan tidak mendapatkan respons. (ib/nda).

Baca juga :  Peluncuran Wardah Perfect Bright Revamp Gandeng Swalayan Terbesar di Pamekasan

Berita Terkait

Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat
Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan
Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”
Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim
UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
849 Mahasiswa Diwisuda, Rektor UNIRA Minta Para Sarjana Harus Berdampak bagi Masyarakat
Tegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar, PCNU Pamekasan Apresiasi Penutupan Sejumlah Tempat Hiburan
HSN 2026, PCNU Pamekasan Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Penanganan 917 Bal Rokok Marbol KW Tak Jelas, Aktivis Hadiahi Bea Cukai Madura “Tolak Angin”

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:15 WIB

Membanggakan! 14 Siswa Pamekasan Borong Prestasi di Ajang FTBI Jatim

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:17 WIB

UNIRA Raih Hibah Program Kampus Berdampak Rp2 Miliar, Rektor Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru